Princes Group Resmi Melantai di Bursa London dengan Valuasi Hampir £1,2 Miliar

Perusahaan makanan kaleng legendaris Princes Group resmi mencatatkan sahamnya di Bursa London (LSE) dengan valuasi hampir £1,2 miliar. Langkah ini menjadi angin segar di tengah pasar saham Inggris yang cenderung lesu.

Meski begitu, harga saham dibuka di ujung bawah target £1,16–1,24 miliar dan turun sekitar 1% pada perdagangan awal.

Dari Liverpool ke Pasar Global

Berbasis di Liverpool, Princes Group mencatat omzet £2,1 miliar dan dikendalikan oleh NewPrinces, rebranding dari perusahaan keluarga Italia, Newlat. Perusahaan ini dikenal lewat tuna kaleng Princes, tomat kaleng Napolina, minyak goreng Crisp ’n Dry, serta menjual Branston baked beans dengan lisensi.

Tahun lalu, NewPrinces membeli Princes dari Mitsubishi senilai £700 juta dan mulai memperluas bisnisnya, termasuk mengakuisisi ikon Liverpool, Royal Liver Building, sebagai kantor pusat baru. IPO ini diperkirakan akan mengumpulkan £400 juta dari penjualan saham baru untuk ekspansi lebih lanjut.

IPO Jadi Tren dan Dukungan Pemerintah

Listing Princes Group menjadi salah satu IPO menarik di Bursa London tahun ini. Sebelumnya, Shawbrook Group memulai IPO senilai £1,92 miliar dan sahamnya melonjak 8% di hari pertama. Beauty Tech Group, pemilik merek CurrentBody, ZIIP Beauty, dan Tria Laser, melantai dengan valuasi sekitar £300 juta.

Revolut juga dikabarkan menimbang dual listing di New York dan London, sementara Unilever akan melepas divisi es krimnya, The Magnum Ice Cream Company, dengan triple listing.

Menteri Bisnis dan Perdagangan Inggris, Peter Kyle, menyambut langkah ini:

“Keputusan Princes Group untuk listing menunjukkan kepercayaan terhadap reformasi pasar modal dan bisnis Inggris. Kami ingin lebih banyak perusahaan memilih London sebagai rumah finansial mereka.”

CEO Princes Group, Simon Harrison, menambahkan:

“Listing ini mencerminkan warisan kami sekaligus ambisi pertumbuhan. Fokus kami tetap memperluas pasar internasional, memperkuat posisi kategori produk, dan memberikan nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan.”


Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *