OpenAI menandatangani kesepakatan senilai $38 miliar dengan Amazon Web Services (AWS) untuk memperkuat operasional produk kecerdasan buatannya. Lewat kerja sama ini, OpenAI langsung bisa memanfaatkan pusat data AWS beserta chip Nvidia yang ada di dalamnya. Keyphrase: Infrastruktur AI
CEO OpenAI, Sam Altman, menekankan bahwa pengembangan AI generasi baru membutuhkan kapasitas komputasi yang besar dan stabil. “Kemitraan dengan AWS memperkuat ekosistem komputasi yang akan mendorong era AI berikutnya dan menghadirkannya untuk semua orang,” ujar Altman.
Ratusan Ribu Chip Nvidia Siap Digunakan
Kesepakatan ini memberi OpenAI akses ke ratusan ribu prosesor grafis Nvidia. Chip tersebut akan digunakan untuk melatih dan menjalankan model AI, termasuk ChatGPT, serta mendukung pengembangan generasi model berikutnya. Keyphrase: Chip Nvidia AI
OpenAI juga berencana membangun kapasitas komputasi hingga 30 gigawatt—cukup untuk menyalakan sekitar 25 juta rumah di AS. Perusahaan yang baru saja mengubah struktur bisnisnya menjadi entitas berorientasi laba ini kini memiliki valuasi sekitar $500 miliar, dengan Microsoft memegang saham sekitar 27%.
Investasi Infrastruktur Capai Triliunan
Meski pendapatan tahunan OpenAI dilaporkan sekitar $13 miliar, komitmen infrastruktur mencapai lebih dari $1 triliun. Altman menegaskan pendapatan perusahaan sebenarnya jauh lebih besar daripada angka yang dipublikasikan.
Analis Morgan Stanley memperkirakan pengeluaran global untuk pusat data akan menembus hampir $3 triliun hingga 2028. Sekitar separuhnya ditanggung perusahaan teknologi besar, sementara sisanya berasal dari pasar kredit swasta yang berkembang pesat.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.