OpenAI Capai Valuasi Rp7,75 Kuadriliun Setelah Penjualan Saham

OpenAI, pengembang ChatGPT, kini memiliki valuasi mencapai US$500 miliar atau setara Rp7,75 kuadriliun. Peningkatan ini terjadi setelah perusahaan menjual saham senilai US$6,6 miliar (Rp102,3 triliun). Aksi ini menunjukkan pertumbuhan OpenAI baik dari jumlah pengguna maupun pendapatan, yang tercatat meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut laporan Reuters, penjualan saham dilakukan oleh karyawan kepada konsorsium investor yang meliputi Thrive Capital, SoftBank, Dragoneer Investment Group, MGX dari Abu Dhabi, dan T. Rowe Price. Selain itu, perusahaan juga mengizinkan transaksi saham tambahan senilai lebih dari US$10 miliar (Rp155 triliun) di pasar sekunder.

Pendapatan dan Ekspansi Infrastruktur

OpenAI tercatat memperoleh pendapatan sekitar US$4,3 miliar pada paruh pertama 2025, meningkat 16% dibandingkan total pendapatan tahun sebelumnya. Di sisi lain, perusahaan bekerja sama dengan Oracle dan SoftBank membangun lima pusat data AI baru di Amerika Serikat melalui proyek Stargate. Pembangunan ini bertujuan menambah kapasitas infrastruktur AI hingga hampir 7 gigawatt dengan estimasi investasi lebih dari US$400 miliar (Rp6.642 triliun) dalam tiga tahun ke depan.

Proyek ini diharapkan mempercepat OpenAI mencapai target total kapasitas 10 gigawatt pada akhir 2025, lebih cepat dari jadwal semula. Kesepakatan tambahan dengan Oracle memungkinkan pengembangan kapasitas hingga 4,5 gigawatt dengan nilai investasi lebih dari US$300 miliar (Rp4.981 triliun) selama lima tahun ke depan. Lokasi tiga dari lima pusat data baru berada di Shackelford County, Texas; Doña Ana County, New Mexico; serta satu lokasi di Midwest yang akan diumumkan kemudian.

Langkah ekspansi ini dilakukan di tengah persaingan ketat perusahaan teknologi besar dalam merekrut talenta AI dengan paket kompensasi menarik. Misalnya, Meta telah berinvestasi di Scale AI dan mempekerjakan CEO muda mereka, Alexandr Wang, untuk memimpin unit super intelligence.


OpenAI terus menunjukkan pertumbuhan pesat dari sisi valuasi, pendapatan, dan infrastruktur AI, menguatkan posisinya di industri teknologi global.


Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *