Kompensasi Rp4 Triliun untuk Pengemudi yang Kendaraannya Diremehkan Asuransi

Car Insurance

Sekitar 270.000 pengemudi akan menerima kompensasi senilai £200 juta dari perusahaan asuransi mobil setelah regulator menemukan pembayaran klaim yang kurang sesuai. Hal ini terjadi karena kendaraan sering dinilai lebih rendah saat diganti setelah dicuri atau total loss.

Peninjauan dilakukan oleh Financial Conduct Authority (FCA), yang menemukan bahwa beberapa pembayaran dikurangi otomatis dengan asumsi kerusakan sebelumnya. Praktik ini merugikan pengemudi yang merawat kendaraan dengan baik, karena mereka tidak mendapat cukup uang untuk membeli pengganti dengan kondisi setara.

Tindakan FCA dan Respons Asuransi

FCA mengawasi praktik klaim asuransi dan sebelumnya memperingatkan agar perusahaan tidak meremehkan nilai mobil atau barang yang diasuransikan. Pada Juni 2023, FCA meminta Direct Line meninjau lima tahun klaim dan membayar kompensasi bila diperlukan. Sementara itu, Admiral mengalokasikan £50 juta untuk pelanggan yang sebelumnya kurang dibayar.

Sejauh ini, £129 juta dari total £200 juta telah dibayarkan kepada hampir 150.000 pelanggan. Sarah Pritchard, Deputi CEO FCA, menegaskan bahwa pelanggan yang berhak akan dihubungi langsung oleh asuransi dan tidak perlu melakukan tindakan tambahan.

Tantangan Penilaian Kendaraan di Pasar Volatil

Cormac Bradley, direktur aktuaria di Broadstone, menyatakan bahwa menilai mobil semakin sulit karena fluktuasi harga yang cepat. Banyak pembayaran dilakukan secara tunai karena perbaikan kendaraan terhambat oleh masalah rantai pasok dan kekurangan tenaga kerja. Oleh karena itu, perusahaan asuransi perlu menyesuaikan nilai klaim agar adil bagi pelanggan.

Asosiasi Asuransi Inggris (ABI) menambahkan bahwa fluktuasi pasar mobil bekas membuat penetapan nilai klaim menantang. Meski demikian, perusahaan asuransi telah menyesuaikan proses klaim dan berkomitmen mendukung pelanggan yang berhak.


Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *