Lululemon Pangkas Proyeksi Penjualan 2025 di Tengah Tekanan Tarif dan Permintaan Lesu

Saham Lululemon Athletica turun 20% pada perdagangan Jumat pagi setelah perusahaan asal Kanada itu menurunkan perkiraan penjualan dan laba untuk 2025. Penurunan ini dipicu oleh permintaan yang melemah serta biaya tarif yang tinggi. Lululemon juga terdampak dari berakhirnya aturan “de minimis” di AS, yang sebelumnya membebaskan pengiriman di bawah $800 dari bea masuk.

Strategi Produk dan Pasar

Perusahaan menyebut penjualan lini Scuba dan Dance Studio pants mulai jenuh di kalangan pelanggan setia. Lululemon berencana mempercepat inovasi produk dan mengurangi ketergantungan pada produk best-seller. Namun, analis memperingatkan bahwa penyesuaian ini membutuhkan waktu, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi yang berlanjut.

BTIG mencatat, “Konsumen yang berhati-hati dan persaingan yang ketat membuat Lululemon perlu meninjau kembali rangkaian produknya, karena inovasi teknis saja tidak cukup mengatasi melemahnya permintaan,” kata analis Janine Stichter. Akibatnya, sedikitnya 10 broker menurunkan target harga saham perusahaan.

Dampak Tarif dan Performa Penjualan

Lululemon memperkirakan tarif AS atas produk dari Vietnam dan China serta penghapusan aturan de minimis akan menimbulkan kerugian $240 juta tahun ini, dengan potensi naik menjadi $320 juta pada 2026. Penjualan Amerika, segmen terbesar, turun 1% secara kuartal-ke-kuartal, sementara penjualan internasional meningkat 15%.

Saham Lululemon, yang telah kehilangan 40% nilainya sepanjang tahun ini, diperdagangkan di level $164,49. Saham rival Nike (NKE.N) juga turun tipis 1%. Kompetisi dari merek baru seperti Alo Yoga dan Vuori membuat Lululemon menargetkan pasar baru, terutama China, untuk mengimbangi perlambatan penjualan di AS.

Analis Zacks, David Bartosiak, menilai, “Kuncinya adalah apakah merek ini mampu beradaptasi di tengah tekanan tarif dan pelemahan pasar domestik.” Saat ini, rasio harga terhadap laba (P/E) Lululemon tercatat 13,82, jauh di bawah Nike yang mencapai 39,21.


Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *