Diageo Akan Tutup Pabrik Crown Royal di Kanada, Produksi Dialihkan ke Quebec

Raksasa minuman beralkohol asal London, Diageo, mengumumkan rencana penutupan pabrik pembotolan Crown Royal di Amherstburg, Ontario, pada Februari 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat rantai pasok Amerika Utara dan mendekatkan sebagian besar volume produksi ke pelanggan di Amerika Serikat.

Pabrik Amherstburg selama ini menjadi salah satu pusat pembotolan utama untuk whisky Crown Royal. Setelah penutupan, seluruh kegiatan produksi akan dipindahkan ke fasilitas Diageo di Valleyfield, Quebec, yang dinilai lebih efisien secara logistik dan biaya distribusi.

Dampak Bagi Pekerja dan Dukungan Perusahaan

Meski tidak mengungkapkan jumlah pasti pekerja yang terkena dampak, Diageo menyatakan akan memberikan dukungan penuh bagi karyawan yang terdampak penutupan pabrik. Perusahaan juga akan bekerja sama dengan serikat pekerja untuk memastikan proses transisi berjalan sesuai ketentuan.

Langkah ini sekaligus mencerminkan tren efisiensi industri minuman global, di mana perusahaan berupaya menekan biaya operasional sambil mempertahankan kualitas produksi.

Kondisi Keuangan dan Optimisme Pasar

Selain memproduksi Crown Royal, Diageo dikenal luas melalui merek-merek global seperti Johnnie Walker, Guinness, dan Smirnoff. Pada laporan kinerja Agustus lalu, perusahaan melaporkan penurunan laba tahunan yang lebih kecil dari perkiraan. Hasil ini memberi sinyal positif bagi investor di tengah ketidakpastian pasar dan meningkatnya biaya bahan baku.

Penutupan pabrik di Ontario dianggap sebagai bagian dari langkah jangka panjang Diageo untuk menjaga daya saing, sekaligus menyesuaikan strategi bisnis dengan perubahan pola konsumsi di Amerika Utara.


Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *