Tapestry Catat Pertumbuhan Penjualan, Coach Jadi Penggerak Utama

Coach
Sumber Foto ; Canva

Perusahaan mode asal New York, Tapestry (TPR.N), diperkirakan mencatat kenaikan penjualan 5,5% pada April–Juni. Pertumbuhan ini ditopang oleh tingginya permintaan tas Coach yang lebih terjangkau dibanding merek mewah tradisional.

Fenomena ini mencerminkan tren accessible luxury, di mana konsumen, khususnya generasi muda, mulai beralih dari produk premium berharga tinggi. Rival Tapestry, Capri Holdings selaku pemilik Michael Kors, pekan lalu juga memproyeksikan kinerja positif.

Coach Dorong Kinerja, Kate Spade Jadi Beban

Menurut data LSEG, pendapatan Tapestry pada kuartal IV fiskal kemungkinan mencapai 1,7 miliar dolar AS, atau pertumbuhan tercepat kedua dalam tiga tahun terakhir. Penjualan merek Coach diperkirakan naik hampir 11%, menyumbang 82% total pendapatan sembilan bulan pertama tahun ini.

Analis menyebut keberhasilan repositioning Coach lewat lini Tabby dan Brooklyn Bag mampu menarik konsumen muda. Sebaliknya, Kate Spade masih tertekan akibat promosi berlebihan yang menurunkan citra mewahnya. LSEG memperkirakan penjualan Kate Spade turun 13% pada kuartal yang sama.

Prospek Positif Tapestry

Meski tekanan tarif dan inflasi masih menghantui, Tapestry menyebut risikonya terbatas berkat basis produksi yang tersebar di Vietnam, Kamboja, dan Filipina. Kurang dari 10% produksi berasal dari Tiongkok.

Saham Tapestry melonjak lebih dari 60% sepanjang tahun ini. Dari 21 analis yang tercatat di LSEG, 16 di antaranya merekomendasikan “beli” dengan prospek positif, tanpa ada rekomendasi “jual”.


Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.

Sumber : reuters.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *