Otoritas perlindungan konsumen Italia, AGCM, menjatuhkan denda sebesar €1 juta (sekitar Rp14,7 miliar) kepada Shein akibat klaim lingkungan yang dinilai menyesatkan dan tidak lengkap terkait produk-produknya. Ini merupakan kali kedua dalam dua bulan terakhir Shein mendapat sorotan dari regulator Eropa.
Klaim Lingkungan Shein Dinilai Tidak Jelas dan Berlebihan
AGCM menilai, pesan tentang keberlanjutan dan tanggung jawab sosial yang ditampilkan di situs resmi Shein bersifat samar, terlalu umum, dan cenderung dilebih-lebihkan. Selain itu, klaim terkait daur ulang dan sirkularitas produk seringkali menimbulkan kebingungan atau tidak sesuai fakta.
Shein mempromosikan roadmap “evoluSHEIN” yang berfokus pada tiga pilar utama: pemberdayaan, ketahanan kolektif, dan inovasi pengurangan limbah. Namun, regulator menilai klaim bahwa koleksi “evoluSHEIN by Design” terbuat dari bahan yang sepenuhnya berkelanjutan dan dapat didaur ulang sepenuhnya tidak akurat mengingat teknologi daur ulang saat ini dan jenis bahan yang digunakan.
Denda untuk Perusahaan Pengelola Situs di Eropa
Denda ini dikenakan pada Infinite Styles Services Co Ltd, perusahaan yang mengoperasikan situs Shein untuk wilayah Eropa dari Dublin, Irlandia. Shein menyatakan telah bekerja sama penuh dengan AGCM dan langsung memperbaiki klaim lingkungan di situsnya agar sesuai dengan aturan yang berlaku.
Kasus Serupa di Perancis dan Kritik Uni Eropa
Sebelumnya, bulan lalu, otoritas Perancis menjatuhkan denda €40 juta kepada Shein karena praktik komersial yang dianggap menipu, termasuk soal diskon dan klaim lingkungan yang tidak dapat dibuktikan. Komisioner keadilan Uni Eropa, Michael McGrath, juga menyatakan keprihatinannya terhadap risiko dari produk-produk yang dijual oleh Shein dan pesaingnya, Temu.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.
Sumber : theguardian.com






