Pasar saham Swiss anjlok tajam. Pemerintah langsung menggelar rapat darurat. Semua ini terjadi setelah Presiden Swiss, Karin Keller-Sutter, mendapat kritik atas komunikasi yang dinilai gagal dengan Gedung Putih. Presiden AS Donald Trump menetapkan tarif ekspor sebesar 39% pada produk Swiss, sebuah keputusan yang mengejutkan negara tersebut.
Kegagalan Negosiasi dan Dampak Tarif
Sektor ekspor Swiss sangat bergantung pada pasar AS. Produk-produk seperti jam tangan mewah, perhiasan, cokelat, mesin, dan farmasi merupakan andalan. Negosiator Swiss sempat yakin tarif akan sebesar 10% setelah tiga bulan pembicaraan. Namun hasil akhir jauh di atas itu.
Telepon berdurasi 30 menit antara Keller-Sutter dan Trump pada Kamis malam dianggap “gagal total”. Trump menegaskan tarif yang dijatuhkan lebih tinggi dari 31% yang diumumkan pada April lalu.
Indeks saham blue-chip Swiss turun 1,8% pada pembukaan perdagangan Senin, bertepatan dengan Hari Nasional Swiss. Pemerintah berencana meningkatkan tawaran untuk meredakan kekhawatiran AS, meski belum merinci langkah pasti.
Reaksi Pemerintah dan Media
Sumber pemerintah menyatakan, “Telepon itu tidak berjalan baik, tapi tidak ada pertengkaran.” Trump sudah jelas mengatakan tarif 10% tidak cukup.
Media Swiss memberikan kritik keras. Harian Blick menilai Keller-Sutter terlalu naif menghadapi Trump. Harian 24 Heures menyebut telepon tersebut sebagai kekalahan terbesar dalam karier politiknya.
Ancaman Terhadap Ekonomi Swiss
Ekonom ETH Zürich, Hans Gersbach, memperingatkan dampak serius. Tarif tinggi bisa menyebabkan resesi, terutama jika produk farmasi juga terkena.
Ekspor Swiss ke AS mencapai sekitar sepertiga dari total penjualan luar negeri. Tarif ini jauh lebih tinggi dibandingkan yang diterapkan pada Uni Eropa (15%) dan Inggris (10%). Hanya Laos, Myanmar, dan Suriah yang mendapat tarif lebih tinggi, yaitu 40-41%.
Langkah Selanjutnya Pemerintah Swiss
Menteri Perdagangan Guy Parmelin berjanji menyelidiki alasan di balik keputusan Trump. Pemerintah akan merevisi tawaran sebelum tarif berlaku pada 7 Agustus. Parmelin dan Keller-Sutter siap ke Washington untuk pembicaraan lanjutan.
Trump fokus pada defisit perdagangan AS dengan Swiss yang mencapai 38,5 miliar franc Swiss (sekitar £35,8 miliar) tahun lalu. Swiss mungkin menawarkan pembelian gas alam cair dari AS atau investasi lebih besar perusahaan Swiss di AS, mirip langkah Uni Eropa.
Keller-Sutter menegaskan ruang gerak konsesi terbatas. Produk AS sudah mendapat akses pasar bebas hampir 99,3%. Banyak perusahaan Swiss pun sudah berinvestasi di AS.
Analis memperkirakan tarif ini masih dapat berubah. Namun, banyak yang memprediksi tarif akhirnya akan mendekati level yang diterapkan pada Uni Eropa.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.
Sumber : reuters.com






