Raksasa makanan ringan Mars mengumumkan rencana penambahan investasi sebesar $2 miliar (sekitar Rp32 triliun) untuk memperkuat operasional manufakturnya di Amerika Serikat hingga tahun depan. Investasi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Mars dalam memperluas kapasitas produksi dan memperkuat kehadirannya di pasar domestik.
Perusahaan yang memproduksi merek terkenal seperti Twix dan MilkyWay ini sebelumnya telah mengucurkan dana lebih dari $6 miliar dalam lima tahun terakhir untuk sektor manufaktur di AS.
Pabrik Baru dan Lapangan Kerja di Utah
Dana investasi terbaru akan mendukung pembangunan fasilitas senilai $240 juta untuk Nature’s Bakery di Salt Lake City, Utah. Fasilitas baru ini dijadwalkan mulai beroperasi pada Rabu dan diperkirakan akan menciptakan lebih dari 230 lapangan kerja di wilayah tersebut. Mars menyebut pabrik ini mampu memproduksi hingga satu miliar batang permen setiap tahunnya.
“Mars memandang pasar AS sebagai yang terbesar dan terpenting untuk pertumbuhan jangka panjang, baik melalui fasilitas lama maupun akuisisi strategis seperti Nature’s Bakery,” kata CFO Mars, Claus Aagaard.
Produksi Lokal dan Ekspansi Strategis
Saat ini, sekitar 94% produk Mars yang dijual di AS diproduksi secara lokal. Langkah ini sejalan dengan tren perusahaan multinasional yang meningkatkan produksi domestik menyusul kebijakan tarif impor besar-besaran pada era pemerintahan Trump, yang mendorong kembalinya manufaktur ke tanah Amerika.
Pada Agustus lalu, Mars juga mengumumkan akuisisi senilai $36 miliar terhadap produsen Pringles, Kellanova. Kesepakatan ini telah mendapat lampu hijau dari otoritas antitrust di AS, sementara otoritas Uni Eropa masih melakukan investigasi menyeluruh.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.
