Sejumlah produsen minuman keras Eropa mencatat kenaikan harga saham pada Selasa (15/7), menyusul kabar bahwa sektor tersebut bisa mendapatkan keuntungan dari kesepakatan dagang AS-UE yang tengah dinegosiasikan.
Tiga sumber yang dikutip oleh Reuters menyebutkan bahwa minuman beralkohol, alat kesehatan tertentu, serta komponen pesawat terbang kemungkinan akan mendapat pengecualian dari tarif dasar sebesar 10% yang sedang dirancang oleh Amerika Serikat terhadap Uni Eropa.
Pada pukul 09.37 GMT, saham tiga perusahaan besar yaitu Remy Cointreau, Pernod Ricard, dan Campari masing-masing menguat di kisaran 1,6% hingga 3,1%.
Remy Cointreau Paling Diuntungkan Jika Tarif Dihapus
Analis dari Equita, Paola Carboni, mengatakan bahwa Remy Cointreau berpotensi menjadi produsen minuman keras Eropa yang paling diuntungkan jika tarif impor Amerika Serikat terhadap produk mereka diturunkan atau dihapus. Campari berada di urutan kedua, diikuti oleh Pernod Ricard dan Diageo.
“Jika tarif impor benar-benar dikurangi, merek dengan volume ekspor tinggi ke pasar AS seperti Remy akan mendapatkan manfaat terbesar,” ujar Carboni.
Kesepakatan Dagang AS-UE Bisa Buka Akses Lebih Luas
Jika kesepakatan dagang AS-UE ini berhasil diwujudkan, maka akan terbuka peluang lebih besar bagi ekspor Eropa ke pasar Amerika, khususnya untuk sektor minuman keras. Langkah ini juga diharapkan dapat meredakan tensi dagang antara dua wilayah ekonomi besar dunia yang sebelumnya sempat memanas.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.
Sumber : reuters.com
