Huawei Fokus Pasok Solusi Pusat Data, Bukan Bangun Fisiknya

Solusi pusat data
Sumber Foto : Freepik

Huawei menyatakan komitmennya untuk memperkuat kapasitas sebagai penyedia solusi pusat data, bukan sebagai investor langsung dalam pembangunan pusat data di Brasil. Hal ini ditegaskan dalam pernyataan resmi perusahaan kepada Reuters, sebagai klarifikasi atas laporan sebelumnya mengenai minat Huawei di pasar pusat data Brasil.

Menurut Atilio Rulli, Wakil Presiden Hubungan Publik Huawei untuk Amerika Latin dan Karibia, insentif pajak dari pemerintah menjadi faktor penting bagi iklim investasi digital di wilayah tersebut. “Kami ingin agar pemerintah segera memberlakukan insentif ini karena manfaatnya besar bagi negara,” ujar Rulli dalam acara yang diselenggarakan oleh BNDES, bank pembangunan milik negara.

Brasil Genjot Investasi Teknologi Berbasis Energi Terbarukan

Pemerintah Brasil tengah menyiapkan kebijakan insentif pajak untuk menarik investasi di sektor teknologi, termasuk pusat data. Rencana tersebut akan segera diajukan ke Kongres, sebagaimana disampaikan oleh penasihat Kementerian Keuangan bulan lalu. Upaya ini sejalan dengan visi Brasil untuk menjadi pemain utama dalam industri pusat data global, memanfaatkan energi terbarukan yang melimpah.

Sejumlah perusahaan besar seperti ByteDance, induk dari platform TikTok, juga disebut sedang menjajaki investasi strategis di sektor ini.

Huawei menyatakan kesiapan untuk menyediakan solusi konektivitas, penyimpanan data, hingga energi bagi pusat data. “Huawei terus memantau perkembangan kebijakan insentif dari Kementerian Pembangunan, Perindustrian, Perdagangan dan Jasa. Bila kebijakan tersebut resmi berlaku, kami akan terus mendukung transformasi digital yang andal dan berkelanjutan di Brasil dan kawasan Amerika Latin,” kata Huawei dalam pernyataan tertulisnya.


Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *