Bank digital Monzo harus membayar denda sebesar £21,1 juta setelah Otoritas Perilaku Keuangan Inggris (FCA) menemukan kelemahan serius dalam sistem kontrol kejahatan finansial perusahaan tersebut. Penyelidikan panjang FCA mengungkap bahwa Monzo gagal menyesuaikan pengawasan internalnya dengan lonjakan jumlah nasabah dari 600 ribu pada 2018 menjadi lebih dari 5,8 juta pada 2022.
Pelanggaran Serius dalam Verifikasi Identitas Nasabah
Menurut FCA, antara 2020 hingga 2022, Monzo secara berulang melanggar ketentuan yang melarang pembukaan rekening untuk nasabah berisiko tinggi. Bahkan, sistemnya memungkinkan calon nasabah mendaftar menggunakan alamat yang jelas-jelas tidak masuk akal—termasuk alamat terkenal seperti 10 Downing Street, Istana Buckingham, hingga kantor pusat Monzo sendiri.
Tak hanya itu, terdapat kasus di mana pengguna bisa mendaftar menggunakan kotak pos (PO box), alamat luar negeri dengan kode pos Inggris, atau mengirim ulang kartu debit ke lokasi di luar negeri setelah proses pendaftaran. Bahkan, beberapa alamat digunakan oleh lebih dari satu orang, yang meningkatkan risiko terjadinya aktivitas pencucian uang melalui teknik money mule.
FCA menyebut Monzo gagal membuat dan menerapkan sistem verifikasi yang memadai, khususnya dalam proses onboarding dan pemantauan transaksi nasabah. Hal ini memperbesar peluang terjadinya penyalahgunaan layanan untuk aktivitas kriminal.
Monzo Klaim Telah Lakukan Perbaikan
CEO Monzo, TS Anil, menyampaikan bahwa permasalahan tersebut sudah menjadi bagian dari masa lalu dan telah diperbaiki. Ia menegaskan bahwa Monzo telah melakukan investasi besar dalam penguatan sistem dan sumber daya untuk menghadapi ancaman kejahatan finansial secara serius.
“FCA mengakui peningkatan yang telah kami lakukan. Kami berkomitmen penuh untuk mengelola risiko ini secara optimal demi melindungi hampir 13 juta nasabah kami,” ujar Anil.
Sanksi ini menutup spekulasi yang telah beredar sejak 2021 terkait penyelidikan FCA terhadap bank digital Monzo. Denda tersebut juga diberikan setelah Monzo setuju untuk menyelesaikan pelanggaran tersebut, yang membuat total denda dikurangi dari angka awal sebesar £30,1 juta.
Monzo bukan satu-satunya bank digital yang menghadapi masalah serupa. Saingannya, Starling Bank, baru-baru ini juga dijatuhi denda £29 juta karena lemahnya pengawasan terhadap transaksi yang berisiko tinggi.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.
Sumber : theguardian.com
