Penjualan Mobil Listrik di Inggris Naik Tajam pada Paruh Pertama 2025

penjualan mobil listrik
Sumber Foto : Freepik

Pada paruh pertama tahun 2025, penjualan mobil listrik di Inggris mencatatkan kenaikan tajam. Data awal dari Society of Motor Manufacturers and Traders (SMMT) menunjukkan bahwa jumlah kendaraan listrik berbasis baterai yang terjual mencapai 224.838 unit—naik sebesar 34,6% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Khusus untuk bulan Juni, penjualan mobil baru secara keseluruhan tumbuh 6,8% secara tahunan, mencapai 191.200 unit. Ini merupakan angka tertinggi sejak 2019. Dari total tersebut, sekitar seperempatnya adalah mobil listrik.

Faktor Pendukung dan Hambatan Industri Otomotif

Laporan dari New AutoMotive menyebutkan bahwa kenaikan permintaan mobil listrik pada Juni dipengaruhi oleh peluncuran model terbaru dari Tesla Model Y. Meski ada kontroversi yang menyelimuti pendirinya, Elon Musk, Tesla tetap menjadi merek terlaris di segmen kendaraan listrik. Sementara itu, Ford mencatat pertumbuhan paling cepat dalam kategori ini.

Namun, industri otomotif Inggris masih menghadapi tantangan besar. Krisis biaya hidup akibat ketegangan geopolitik global, khususnya setelah invasi Rusia ke Ukraina, membuat daya beli masyarakat melemah. Produksi mobil di Inggris pun terhambat, apalagi setelah Amerika Serikat menerapkan tarif tambahan sebesar 25% untuk kendaraan impor dari Inggris.

Angin segar muncul ketika kesepakatan dagang terbatas dicapai antara Inggris dan AS, yang menetapkan tarif lebih rendah sebesar 10% untuk 100.000 unit pertama kendaraan yang diekspor. Hal ini diharapkan dapat merangsang kembali aktivitas produksi pabrik-pabrik mobil di Inggris.

Outlook Penjualan dan Kebijakan Pemerintah

Sepanjang tahun 2025, mobil listrik menyumbang 21,6% dari seluruh penjualan mobil baru. Angka ini masih di bawah target pemerintah sebesar 28%. Meski demikian, fleksibilitas dalam aturan mandat emisi membuat target tersebut tetap bisa dicapai dengan strategi yang tepat.

Diskon besar-besaran yang ditawarkan kepada konsumen menjadi salah satu penyebab peningkatan penjualan, terutama untuk kendaraan rendah emisi. Namun, pelaku industri memperingatkan bahwa praktik ini tidak bisa dipertahankan dalam jangka panjang karena beban biaya yang tinggi.

CEO Electric Vehicles UK, Dan Caesar, menyatakan bahwa tren adopsi mobil listrik kini sudah memasuki tahap baru. Ia menekankan bahwa konsumen semakin memahami manfaat jangka panjang kendaraan listrik, baik dari sisi biaya operasional maupun kontribusi terhadap lingkungan.

Selain mobil penumpang, penjualan van listrik juga meningkat pesat. Menurut New AutoMotive, jumlah van listrik yang terjual naik 50% dibandingkan tahun sebelumnya dan kini menyumbang sekitar 10% dari total penjualan van di Inggris.


Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.

Sumber : theguardian.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *