Lifting Minyak Lampaui Target APBN, Indonesia Kian Siap Hadapi Gejolak Global

lifting minyak
Sumber Foto : Freepik

Lifting minyak nasional menunjukkan tren positif. Capaian produksi harian telah melampaui target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun ini. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, menyatakan bahwa rata-rata lifting kini mencapai 610 ribu barel per hari (bph). Angka ini melampaui target APBN sebesar 605 ribu bph.

“Sekarang rata-rata sudah di atas 600 ribu barel. Bulan ini bahkan sudah mencapai lebih dari 610 ribu,” ujar Yuliot di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta.

Jika dibandingkan dengan kuartal I 2025, terjadi peningkatan signifikan. Sebelumnya, lifting hanya berada di angka 580 ribu bph. Capaian ini dinilai sebagai langkah positif untuk menjaga ketahanan energi Indonesia.

Indonesia Siap Hadapi Gejolak Energi Global

Yuliot menyampaikan bahwa peningkatan produksi migas domestik menjadi strategi utama. Langkah ini bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan luar negeri. Terlebih, gejolak geopolitik global berpotensi memengaruhi stabilitas energi nasional.

“Indonesia harus punya ketahanan energi. Kami terus mendorong peningkatan produksi migas dalam negeri,” tegasnya.

Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat. Israel meluncurkan serangan udara ke berbagai target di Iran. Serangan ini disebut menyasar tokoh penting yang terlibat dalam program nuklir negara tersebut.

Media Iran ISNA melaporkan bahwa Bandara Imam Khomeini di Teheran menangguhkan seluruh penerbangan. Langkah ini diambil setelah serangan militer Israel terjadi. Sementara itu, media Israel Ynet menyebut beberapa pemimpin militer dan ilmuwan nuklir Iran diduga menjadi korban serangan.

Harga Minyak Dunia Menguat

Konflik tersebut mendorong kenaikan harga minyak dunia. Saat ini, harga minyak berada di kisaran 72–73 dolar AS per barel. Angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata harga minyak mentah Indonesia (ICP) yang berada di level 65,29 dolar AS per barel.

Kondisi ini menunjukkan pentingnya meningkatkan produksi migas nasional. Dengan begitu, Indonesia bisa mengurangi dampak fluktuasi harga global terhadap pasokan energi dalam negeri.


Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.

Sumber : antaranews.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *