Perusahaan ritel asal Inggris, Poundland, mengumumkan rencana penutupan toko secara besar-besaran yang berpotensi berdampak pada lebih dari 2.000 karyawan. Sebanyak 68 toko dan dua pusat distribusi akan dihentikan operasinya dalam waktu dekat. Tak hanya itu, perusahaan juga berencana menutup sedikitnya 80 gerai tambahan sebagai bagian dari strategi restrukturisasi bisnis ritel secara menyeluruh.
Langkah ini diambil setelah Poundland diakuisisi oleh grup investasi asal Amerika Serikat, Gordon Brothers, dengan nilai simbolis £1. Saat ini, Poundland memiliki lebih dari 800 gerai di Inggris dan Republik Irlandia, serta mempekerjakan sekitar 16.000 orang. Target jangka panjang perusahaan adalah memangkas jumlah toko menjadi maksimal 650 unit.
Permintaan Pemotongan Sewa dan Penghentian Penjualan Daring
Sebagai bagian dari proses restrukturisasi yang akan diajukan ke kreditur pada bulan Agustus mendatang, Poundland meminta pengurangan sewa hingga 100% untuk 180 toko. Selain itu, diskon sewa berkisar antara 15% hingga 75% diminta untuk puluhan toko lainnya. Fokus proses ini terutama ditujukan kepada kreditur di Inggris, terutama para pemilik gedung, dan tidak mencakup cabang Dealz di Republik Irlandia maupun Isle of Man.
Di sisi lain, Poundland juga menghentikan penjualan daring, menonaktifkan aplikasi loyalitas Perks, dan mengurangi lini produk makanan beku serta dingin. Nantinya, produk makanan dingin hanya akan tersedia dalam bentuk paket makan hemat senilai £3 serta item pokok seperti susu.
Kebijakan ini membuat dua pusat distribusi di Darton, South Yorkshire, dan Springvale, West Midlands, akan ditutup. Penutupan di Darton dijadwalkan pada akhir tahun ini, sementara Springvale akan berhenti beroperasi pada awal 2026. Dua pusat distribusi lain di Wigan dan Harlow tetap akan dilanjutkan.
Tanggapan Serikat Pekerja dan Rencana Investasi
Bally Auluk, pejabat nasional dari serikat pekerja Usdaw yang mewakili ratusan staf Poundland, menyebut pengumuman ini sebagai pukulan berat bagi para pekerja, khususnya di dua pusat distribusi yang akan ditutup. Pihak serikat berencana melakukan pertemuan dengan manajemen untuk membahas proses konsultasi pemutusan hubungan kerja serta mendalami daftar gerai yang terancam.
Gordon Brothers sendiri menyatakan komitmennya untuk menginvestasikan hingga £80 juta dalam upaya pemulihan Poundland. Barry Williams, Direktur Pelaksana Poundland, mengakui bahwa perusahaan belum memenuhi ekspektasi dalam beberapa waktu terakhir dan perubahan mendalam sangat diperlukan.
“Meskipun menyakitkan, penutupan toko Poundland ini penting untuk menyelamatkan ribuan pekerjaan lainnya dan memastikan masa depan yang lebih baik bagi bisnis,” ujarnya.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.
