Pemilik British Steel asal Tiongkok, Jingye Group, tengah bersiap menagih utang ratusan juta pound sterling setelah pemerintah Inggris mengambil alih operasi perusahaan tersebut. Langkah hukum dan penilaian aset kini tengah dipersiapkan sebagai bagian dari strategi pemulihan.
Dalam laporan terbarunya, Jingye menyatakan sedang menilai peluang untuk memulihkan utang dari British Steel. Perusahaan juga telah menunjuk PwC untuk melakukan valuasi aset.
Pemerintah Ambil Alih, Tapi Kepemilikan Masih di Tangan Jingye
Meskipun operasional British Steel telah diambil alih pemerintah sejak April melalui undang-undang darurat, kepemilikan hukumnya masih berada di tangan Jingye. Pengambilalihan dilakukan untuk mencegah rencana penutupan tungku peleburan di Scunthorpe. Jika itu terjadi, sebanyak 2.700 karyawan akan kehilangan pekerjaan, dan Inggris terancam kehilangan kemampuan produksi baja dari bijih besi.
Per akhir Desember 2023, British Steel tercatat memiliki utang sebesar £711 juta kepada Jingye. Sebanyak £434 juta berasal dari pinjaman anak usaha Jingye di Tiongkok. Sementara €312,5 juta atau setara £266 juta dipinjam dari induk perusahaan mereka di Inggris.
Jingye mengaku masih meninjau kemungkinan pemulihan dana tersebut melalui penyelesaian komersial. Namun, prosesnya dinilai rumit dan belum dapat dipastikan nilai maupun waktu pemulihannya.
Potensi Konflik Hukum dan Negosiasi Kompensasi
Sebelumnya, pemerintah Inggris dikabarkan mempertimbangkan penghapusan utang British Steel lewat legislasi. Namun, opsi ini dinilai berisiko karena dapat memicu reaksi keras dari para investor.
Di sisi lain, Jingye juga mengisyaratkan harapan akan adanya kompensasi atas kepemilikan sahamnya. Mereka telah menunjuk firma hukum Linklaters untuk memberi nasihat terkait pemulihan dana tersebut. PwC, yang pernah terlibat dalam akuisisi British Steel oleh Jingye pada 2020, kini kembali ditugaskan melakukan valuasi.
Hingga saat ini, Jingye, PwC, dan British Steel belum memberikan komentar resmi kepada publik.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.
Sumber : theguardian.com
