Bank di Tiongkok Dilarang Tawarkan Boneka Labubu sebagai Hadiah Promosi

hadiah promosi bank
Sumber Foto : Freepik

Pemerintah Tiongkok melarang bank domestik memberikan hadiah promosi seperti boneka Labubu. Larangan ini bertujuan membatasi strategi pemasaran yang dinilai tidak efisien di tengah margin keuntungan yang menyusut.

Cabang Zhejiang dari Administrasi Regulasi Keuangan Nasional (NFRA) mengeluarkan kebijakan ini. Langkah tersebut menyusul promosi Bank Ping An yang menawarkan boneka Pop Mart Labubu kepada nasabah baru. Hadiah diberikan kepada nasabah yang menyetor minimal 50.000 yuan (sekitar Rp113 juta) selama tiga bulan.

Labubu adalah boneka berbulu dengan senyum bergigi tajam. Boneka ini dijual dalam blind box dan pertama kali hadir pada 2019. Popularitasnya melonjak setelah Lisa BLACKPINK dan Rihanna terlihat membawanya sebagai aksesori tas tangan.

Karakter ini merupakan karya Kasing Lung, seniman kelahiran Hong Kong. Ia menciptakan seri “Monsters” pada 2015, terinspirasi oleh mitologi Nordik.

Hadiah Dinilai Membebani Operasional Bank

Beberapa bank juga menawarkan hadiah lain seperti beras, peralatan rumah tangga, atau langganan digital. Namun, otoritas menilai hadiah promosi bank dapat meningkatkan biaya dan mempersempit margin. Praktik ini juga dinilai memperburuk persaingan antar bank.

Bank-bank di Tiongkok sedang menghadapi tekanan berat. Bank sentral baru saja memangkas suku bunga acuan untuk meredam dampak perlambatan ekonomi. Tak lama setelahnya, batas suku bunga simpanan juga diturunkan. Tujuannya adalah menjaga keuntungan bank dan mengurangi minat menabung secara berlebihan.

Promosi Bank Ping An memang ramai diperbincangkan di media sosial Xiaohongshu (RedNote). Namun, media pemerintah menilai strategi ini bukan solusi jangka panjang bagi sektor perbankan.

Sementara itu, boneka Labubu dilaporkan telah habis terjual di berbagai situs e-commerce Tiongkok. Produk ini juga tidak tersedia di kanal resmi Pop Mart, menurut laporan Yicai dari Shanghai Media Group.


Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.

Sumber : theguardian.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *