Visionary Capital Akuisisi Mayoritas Saham Teguk Indonesia untuk Perluas Bisnis Frozen Food

Akuisisi Teguk Indonesia
Sumber Foto : Freepik

Perusahaan investasi asal Singapura, Visionary Capital Global Pte. Ltd., resmi menyatakan minatnya untuk melakukan akuisisi Teguk Indonesia, atau PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK), dengan membeli saham mayoritas dari pemilik saat ini. Tujuan utama aksi korporasi ini adalah untuk memperluas lini usaha ke sektor bisnis frozen food sekaligus memperbaiki kondisi keuangan Teguk Indonesia yang sempat mengalami kerugian pada tahun 2024.

Dalam dokumen keterbukaan informasi yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen Teguk Indonesia menyampaikan bahwa Visionary Capital akan mengakuisisi sebesar 59,34% saham perusahaan yang saat ini dimiliki oleh PT Dinasti Kreatif Indonesia. Dengan jumlah tersebut, Visionary Capital akan menjadi pemegang saham pengendali baru Teguk Indonesia.

Langkah strategis ini menjadi bagian dari rencana ekspansi bisnis jangka menengah Visionary Capital di sektor food and beverage (F&B). Dengan memperluas ke bisnis frozen food, perusahaan berharap dapat menciptakan sinergi antar unit usaha serta memperkuat posisi di pasar domestik yang masih sangat potensial.

Langkah Strategis dalam Pemulihan Kinerja Keuangan

Manajemen Teguk Indonesia menyampaikan bahwa penambahan lini bisnis frozen food ini diharapkan menjadi katalis positif untuk mengatasi tekanan kinerja yang terjadi selama tahun 2024. Seperti diketahui, perusahaan mengalami rugi bersih akibat tekanan operasional dan tingginya beban biaya di tengah persaingan industri makanan dan minuman yang ketat.

“Calon pengendali baru akan menambahkan lini bisnis frozen food yang diharapkan dapat menyinergikan usaha Perseroan di bidang makanan dan minuman, dengan harapan dapat memperbaiki kondisi keuangan Perseroan,” tulis manajemen Teguk dalam keterangannya pada Selasa, 27 Mei 2025.

Rencana pengambilalihan ini dijadwalkan akan selesai sebelum 31 Agustus 2025, namun hingga saat ini, belum diungkap nilai transaksi akuisisi secara resmi kepada publik. Perseroan hanya menyebutkan bahwa jumlah saham yang akan diambil alih adalah sebesar 59,34%.

Struktur Kepemilikan dan Saham Publik

Hingga berita ini diturunkan, PT Dinasti Kreatif Indonesia masih memegang 69,34% saham Teguk Indonesia. Setelah akuisisi dilakukan, sisa saham yang dimiliki PT Dinasti Kreatif akan menurun signifikan. Sementara itu, sebanyak 19,88% saham saat ini beredar di publik melalui Bursa Efek Indonesia.

Akuisisi ini menandai tren baru bagi perusahaan rintisan lokal yang mulai dilirik oleh investor asing sebagai bagian dari strategi ekspansi regional. Tidak hanya itu, masuknya investor dari luar negeri juga menunjukkan potensi besar sektor makanan olahan beku atau frozen food di Indonesia yang terus berkembang seiring meningkatnya permintaan makanan praktis di pasar urban.


Akuisisi Teguk Indonesia oleh Visionary Capital menunjukkan optimisme terhadap masa depan industri makanan olahan beku di Indonesia. Strategi ini diharapkan membawa angin segar bagi pemulihan kinerja perusahaan dan membuka peluang pertumbuhan baru di sektor F&B.

Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di:
https://www.roledu.com/artikel

Sumbe : detik.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *