BSML Tahan Laba 2024 untuk Modal Kerja dan Perluas Bisnis Logistik

BSML tahan laba 2024
Sumber Foto : Freepik

PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML) menegaskan komitmennya untuk memperkuat bisnis dengan langkah strategis: BSML tahan laba 2024 sebesar Rp 8,37 miliar dan mengalokasikannya sepenuhnya sebagai modal kerja. Keputusan ini diambil untuk mendukung ekspansi layanan logistik dan penguatan fundamental perusahaan di tengah tantangan industri.

Direktur Utama BSML, David Desanan Anan Winowod, mengungkapkan bahwa laba bersih tahun 2024 tidak akan dibagikan sebagai dividen. Sebaliknya, seluruhnya akan digunakan untuk pengembangan usaha, pelunasan sebagian utang, serta revitalisasi aset produktif. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga stabilitas dan profitabilitas perusahaan.

“Kami ingin memperkuat pondasi bisnis agar ke depannya mampu memberikan dividen yang berkelanjutan kepada pemegang saham,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (20/5/2025).

Sepanjang tahun 2024, BSML mencatatkan kinerja positif dengan pendapatan Rp 244,61 miliar dan laba bersih Rp 8,37 miliar. Keputusan BSML tahan laba 2024 dinilai tepat, mengingat perusahaan masih memiliki peluang besar dalam mendukung aktivitas industri berbasis sumber daya alam seperti nikel dan batu bara.

Namun, dinamika harga komoditas tambang tetap menjadi tantangan eksternal. Untuk menjaga margin laba, BSML mengedepankan efisiensi dan optimalisasi utilisasi armada kapal agar tetap tinggi.

“Utilisasi yang maksimal sangat penting untuk memastikan pendapatan tetap stabil, baik dalam jangka pendek maupun panjang,” jelas David.

Di samping itu, BSML juga memastikan keberlanjutan kontrak-kontrak jangka menengah hingga panjang, yang memungkinkan perusahaan menjaga harga layanan tetap kompetitif. Penyesuaian beban operasional terhadap tarif layanan terus dilakukan untuk menjaga rasio keuangan tetap sehat.

Seiring dengan pertumbuhan bisnis utama, perusahaan turut mengembangkan dua unit usaha baru: layanan keagenan kapal dan pengurusan dokumen armada, termasuk sistem manajemen kru serta jasa kapal tunda di pelabuhan. BSML menargetkan unit-unit ini dapat mulai berkontribusi pada pendapatan perusahaan di tahun 2025.

Rencana strategis lainnya adalah revitalisasi armada secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi internal dan masukan pemangku kepentingan. Penambahan kapal baru akan menjadi bagian dari strategi peningkatan produktivitas jangka panjang.

Dengan pendekatan yang menyeluruh dan fokus pada penguatan operasional, keputusan BSML tahan laba 2024 menjadi fondasi penting untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan nilai tambah bagi pemegang saham.


Baca juga artikel lainnya seputar strategi bisnis dan digital marketing di sini:
roledu.com/artikel

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *