Teknologi besar yang mendominasi dunia digital kini menghadapi tantangan besar. Facebook, iPhone, dan Google mulai merasakan penurunan minat dari pengguna. Para eksekutif Meta dan Google mengakui bahwa produk mereka mungkin tidak lagi relevan di masa depan.
Penurunan Penggunaan Facebook dan Google
Meta mengungkapkan penurunan penggunaan Facebook. Terutama dalam hal penambahan teman baru dan berbagi konten. Mark Zuckerberg, CEO Meta, mengatakan bahwa orang semakin sedikit yang menggunakan Facebook untuk interaksi publik. Namun, penggunaan pesan langsung justru meningkat. Menurut Pew Research Center, hanya 32% remaja yang aktif menggunakan Facebook pada 2023. Angka ini turun drastis dibandingkan 71% pada 2014.
Google pun menghadapi penurunan. Eddy Cue, eksekutif Apple, mengungkapkan bahwa pencarian Google di perangkat Apple menurun. Hal ini menandakan bahwa konsumen mulai beralih ke teknologi baru, seperti chatbot AI.
Masa Depan iPhone dan Teknologi Wearable
Apple juga memprediksi bahwa iPhone mungkin tidak relevan dalam 10 tahun. Eddy Cue mengatakan, perangkat ini bisa kehilangan relevansi di masa depan, meskipun saat ini iPhone menguasai 19% pengiriman smartphone global.
Perusahaan teknologi besar kini berfokus pada perangkat baru. Meta dan Google sedang mengembangkan kacamata pintar berbasis AI. Perangkat ini akan mempermudah berbagai tugas tanpa perlu menyentuh smartphone. Zuckerberg memprediksi bahwa kacamata pintar dan hologram akan menjadi cara utama berinteraksi dengan dunia digital di masa depan.
Apple juga mengembangkan Vision Pro, perangkat augmented reality (AR) yang mahal. Ini bisa menjadi cikal bakal perangkat wearable canggih yang lebih terjangkau di masa depan.
Ketiga perusahaan ini berupaya berinovasi untuk tetap relevan. Mereka harus beradaptasi dengan kebutuhan konsumen dan memanfaatkan teknologi canggih seperti AI dan perangkat wearable.
Baca artikel lainnya di sini: roledu.com/artikel
Sumber : cnn.com






