Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha, Kunci Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi di Banten

sinergi pemerintah dan dunia usaha
Sumber Foto : Freepik

Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan dunia usaha. Menurutnya, komunikasi yang terbuka dan kolaboratif diperlukan untuk menciptakan iklim investasi yang sehat. Hal ini ia sampaikan dalam acara Coffee Morning bertema “Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha untuk Meningkatkan Investasi dan Daya Saing Provinsi Banten.”

Andra menargetkan kontribusi investasi Banten sebesar 6,2% dari total nasional atau setara Rp119 triliun. Untuk itu, pelaku usaha perlu mendapat kemudahan berusaha dan kepastian hukum. Kedua hal tersebut bisa meningkatkan kepercayaan investor. Ia juga mendorong pelaku usaha berperan dalam menciptakan lapangan kerja sebagai bentuk kontribusi terhadap ekonomi daerah.

Berdasarkan data BPS per 5 Februari 2025, pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Banten Triwulan IV 2024 mencapai 4,79%. Angka ini menyumbang 6,96% terhadap total perekonomian Jawa.

Industri Baja dan Maritim Jadi Fokus Investasi Strategis

Direktur Utama PT Krakatau Steel, Muhamad Akbar Djohan, menyampaikan komitmen perusahaan dalam membangun infrastruktur baja yang efisien. Ia yakin sinergi dengan pemerintah akan menciptakan iklim usaha yang mendukung pertumbuhan, terutama di Kota Cilegon. Melalui Krakatau Bandar Samudera, Cilegon diharapkan menjadi pusat logistik dan ekspor strategis.

Akbar juga menegaskan dukungan Krakatau Steel terhadap proyek maritim nasional. Dalam forum Business Gathering di Jakarta, ia menyatakan bahwa Krakatau Steel akan menyediakan bahan baku baja berkualitas untuk pembangunan kapal militer dan non-militer oleh PT PAL Indonesia. Langkah ini bagian dari penguatan ekosistem industri maritim nasional.

Kerja sama Krakatau Steel dan PT PAL Indonesia dituangkan dalam perjanjian yang mencakup penguatan rantai pasok nasional dan peningkatan produksi dalam negeri. Kolaborasi ini mendukung ketahanan pangan, energi, serta pertahanan nasional.

Dalam sesi Business Talk, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, memaparkan arah kebijakan ekonomi nasional. Fokus utamanya: penguatan industri berbasis inovasi, riset dan pendidikan, serta pembiayaan investasi lewat lembaga seperti Danantara. Brian juga mendorong kolaborasi BUMN dan kampus untuk mempercepat hilirisasi industri.


Baca artikel menarik lainnya seputar ekonomi dan bisnis digital di sini:
roledu.com

Sumber : liputan6.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *