BAKN DPR RI Dukung Program Tanam Sejuta Pohon PTPN I dan Pembongkaran Wisata Gunung Mas

BAKN DPR RI
Sumber Foto : Freepik

Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI melakukan kunjungan kerja ke PTPN I Regional 2. Kunjungan ini untuk menindaklanjuti hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PTPN Group pada tahun 2024. Selain itu, ini juga mendukung program Tanam Sejuta Pohon yang merupakan bagian dari upaya pelestarian lingkungan.

Program ini bertujuan menanam berbagai jenis pohon. Beberapa di antaranya adalah tanaman konversi, tanaman produktif, dan tanaman endemik. Hingga Maret 2025, PTPN I Regional 2 telah menanam 19.622 pohon di lahan seluas 48,09 hektare. Kerja sama ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Pemerintah, BUMN, perusahaan swasta, dan NGO.

Penanaman Pohon dan Diskusi Strategis

Anggota BAKN DPR RI meninjau lokasi depot bibit pohon, area penanaman, dan fasilitas agrowisata. Mereka juga mengadakan diskusi strategis dengan manajemen PTPN I. Wakil Ketua BAKN DPR RI, Herman Khaeron, mengapresiasi program Tanam Sejuta Pohon yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

“Program ini bukan hanya CSR, tetapi juga bagian dari visi kami untuk menciptakan dampak positif bagi ekonomi, sosial, dan lingkungan,” kata Teddy Y. Danas, Direktur Utama PTPN I.

Tindakan Tegas terhadap Wisata Gunung Mas

PTPN III (Persero) juga mengambil langkah tegas terkait pembongkaran tempat wisata di Gunung Mas, Kabupaten Bogor. Jika tempat wisata terbukti melanggar ketentuan lingkungan, maka akan dibongkar. Direktur Utama PTPN III, Mohammad Abdul Ghani, menegaskan bahwa pembongkaran akan dilakukan bersama pemerintah.

PTPN III berencana menunjuk konsultan independen untuk melakukan audit terhadap mitra mereka. Konsultan ini akan memverifikasi kepatuhan terhadap ketentuan lingkungan. PTPN juga menginstruksikan penghentian sementara pembangunan di kawasan tersebut.

“Jika terbukti melanggar, kami akan membongkar bersama dengan pemerintah,” tegas Abdul Ghani dalam rapat dengan Komisi VI DPR RI.

Langkah Strategis PTPN III di Gunung Mas

Selain pembongkaran, PTPN III melaksanakan langkah strategis lainnya. Ini termasuk penanaman pohon di lahan kritis, peningkatan pengawasan lingkungan, dan koordinasi dengan pemerintah setempat. PTPN III juga merencanakan tata ruang yang seimbang antara pembangunan dan pelestarian alam.

Tindakan ini diambil setelah penyegelan tiga lokasi di kawasan Sentul dan Gunung Mas oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Kawasan Gunung Mas memiliki lahan seluas 1.623 hektare yang sebagian sudah terokupasi.


Baca Artikel Lainnya:
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program-program PTPN Group, kunjungi roledu.com

Sumber : liputan6.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *