China Menghapus Tarif Impor dari 53 Negara Afrika

kerja sama dagang Afrika
Sumber Foto : Freepik

China dan Afrika tengah memasuki babak kerja sama yang lebih erat. Beijing menyatakan kesiapannya untuk menghapus tarif impor dari 53 negara Afrika yang menjalin hubungan diplomatik. Langkah tersebut diumumkan saat pertemuan kerja sama China-Afrika.

China saat ini merupakan mitra dagang terbesar Afrika. Posisi tersebut bertahan selama 15 tahun terakhir. Tahun lalu, ekspor barang dari Afrika ke China mencapai US$ 170 miliar (setara Rp 2,7 triliun).

Langkah Menghapus Tarif Mengikuti Kesepakatan Tahun Lalu

Penghapusan tarif kali ini merupakan kelanjutan kesepakatan tahun lalu. Beijing juga memangkas tarif untuk 33 negara Afrika yang paling tidak berkembang. Langkah tersebut juga melibatkan mitra dagang penting, seperti Afrika Selatan dan Nigeria.

China masih belum menyampaikan rincian mengenai waktu penerapan kebijakan tersebut.

Eswatini dikecualikan dari daftar penerima kemudahan tarif. Kerajaan tersebut mengakui Taiwan sebagai sebuah negara merdeka.

Selain kerja sama dagang, China juga menjadi importir penting sumber daya mineral dari Republik Demokratik Kongo dan Guinea.

AS Mengancam Terapkan Tarif Tinggi

Sebelumnya, President Donald Trump membuat kontroversi saat mengumumkan penerapan tarif yang lebih besar. Kebijakan tersebut diberlakukan atas produk dari beberapa negara. Misalnya, Lesotho (50 persen), Afrika Selatan (30 persen), dan Nigeria (14 persen).

Penerapan tarif tersebut saat ini tengah ditangguhkan hingga bulan depan. Keputusan lebih lanjut nantinya bergantung pada proses negosiasi yang tengah berjalan. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menyatakan penangguhan dapat diberlakukan lebih lama jika proses perundingan berjalan “dengan itikad baik.”

Sebelum masalah tarif terjadi, Amerika Serikat juga memberikan kemudahan dagang bagi Afrika. Fasilitas tersebut diberlakukan melalui Africa Growth and Opportunity Act (AGOA). Tahun lalu, AS mengimpor barang senilai US$ 39,5 miliar dari benua tersebut. Kerja sama itu tengah terancam apabila penerapan tarif diberlakukan.


Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.

Sumber : bbcnews.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *