Siemens Indonesia terus mendorong transformasi digital industri. Upaya ini penting untuk meningkatkan efisiensi, daya saing, dan keberlanjutan di Indonesia. Modernisasi industri nasional kini menjadi kebutuhan mendesak.
Presiden Direktur dan CEO PT Siemens Indonesia, Surya Fitri, menyebut transformasi digital mampu menjawab tantangan industri. Penerapan teknologi canggih membuat bisnis tetap unggul dan siap memenuhi permintaan yang terus meningkat.
“Siemens mendukung transformasi digital industri di Indonesia melalui solusi terbukti. Kami fokus pada teknologi sesuai kebutuhan pelanggan. Terima kasih kepada semua mitra atas komitmennya membangun masa depan yang lebih berkelanjutan,” ujar Surya dalam Siemens Tech Summit 2025 di Jakarta.
Siemens Perkuat Ekosistem Digital Nasional
Siemens Indonesia merayakan 50 tahun berdirinya pabrik switchgear di Jakarta. Fasilitas ini memproduksi switchgear tegangan rendah dan menengah. Produknya melayani pasar dalam negeri dan juga diekspor ke luar negeri.
Pada Mei 2025, pabrik ini ditetapkan sebagai Objek Vital Nasional (OBVITNAS) oleh Kementerian Perindustrian. Pengakuan ini diberikan atas perannya mendukung ketahanan infrastruktur energi Indonesia. Siemens juga meresmikan Xperience Center dan Siemens Indonesia Call Center di Jakarta.
Xperience Center menjadi pusat inovasi dan kolaborasi. Fasilitas ini menampilkan teknologi elektrifikasi, digitalisasi, dan otomatisasi terbaru. Pusat ini juga berfungsi sebagai ruang belajar untuk pelanggan dan mitra.
“Xperience Center bukan hanya ruang pamer. Tempat ini menjadi pusat pembelajaran untuk teknologi terbaru. Kami menampilkan solusi yang menggabungkan software, digital, dan hardware,” tambah Surya. Sementara itu, Call Center dirancang untuk memberikan dukungan cepat dan layanan ahli bagi profesional di seluruh Indonesia.
Siemens memperkuat kerja sama dengan PLN Electricity Services dan PT Surya Energi Indotama. Kolaborasi ini mendukung transformasi digital sektor energi dan pengembangan infrastruktur cerdas. Kegiatan meliputi pelatihan, riset bersama, dan penggunaan teknologi berbasis AI.
Siemens juga menjalin kemitraan dengan Kementerian Perindustrian dan WANTRII. Kerja sama ini bertujuan mendorong transformasi digital di sektor makanan, minuman, dan kelapa sawit. “Ini baru langkah awal. Nanti akan kami bahas lebih rinci,” ujar Surya.
Peter Koerte, Chief Technology Officer Siemens AG, menyebut Indonesia sedang mengalami transformasi industri besar. Teknologi seperti AI industri, kembaran digital, dan metaverse menjadi pendorong utama. “Teknologi ini akan mewujudkan pabrik yang cerdas dan infrastruktur ramah lingkungan. Siemens melihat digitalisasi sebagai kunci mendukung keberlanjutan dan daya saing Indonesia,” jelasnya.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.
Sumber : bisnis.com






