Hewlett Packard Enterprise (HPE) membukukan kinerja kuartal kedua yang memecahkan rekor dan langsung menaikkan proyeksi jangka panjangnya lebih cepat dari perkiraan, didorong kuat oleh permintaan infrastruktur AI yang terus melonjak. Kinerja ini juga memicu lonjakan saham perusahaan hingga sekitar 36% pada perdagangan setelah jam bursa.
Perusahaan melaporkan pendapatan sebesar 10,68 miliar dolar AS, melampaui estimasi analis, sekaligus mencatat laba per saham yang disesuaikan sebesar 79 sen, jauh di atas ekspektasi pasar. Lonjakan ini memperkuat pertumbuhan pendapatan HPE, yang kini semakin ditopang oleh bisnis server dan jaringan untuk mendukung komputasi kecerdasan buatan.
Lonjakan Bisnis Server dan AI
HPE menyebut peningkatan signifikan terjadi pada permintaan server tradisional yang kini beralih mendukung beban kerja AI di perusahaan. CFO Marie Myers menjelaskan bahwa perusahaan juga mulai menerapkan penyesuaian harga secara fleksibel untuk mengimbangi kenaikan biaya komponen, termasuk chip memori.
Menurut perusahaan, kontrak jangka panjang hingga 2027 membantu menjaga stabilitas pendapatan di tengah fluktuasi harga. Di sisi lain, HPE mencatat backlog proyek AI lebih dari 6,3 miliar dolar AS, dengan sebagian besar berasal dari sektor pemerintah dan perusahaan besar.
Kondisi ini memperkuat permintaan infrastruktur AI yang disebut HPE akan semakin meningkat pada paruh kedua tahun ini, bahkan diperkirakan mencapai puncaknya pada kuartal keempat.
Proyeksi Ditingkatkan Tajam
Seiring performa kuat tersebut, HPE menaikkan proyeksi pertumbuhan pendapatan tahun fiskal 2026 menjadi 29%–33%, naik signifikan dari perkiraan sebelumnya 17%–22%. Perusahaan juga merevisi target pertumbuhan divisi networking menjadi 72%–75%.
Manajemen menyebut revisi ini bahkan melampaui target jangka panjang sebelumnya yang diproyeksikan baru tercapai pada 2028. Dengan kata lain, pertumbuhan pendapatan HPE diperkirakan terjadi lebih cepat dari siklus bisnis yang telah ditetapkan sebelumnya.
Selain itu, perusahaan memperkenalkan kerangka pertumbuhan untuk 2027 dengan estimasi kenaikan pendapatan 8%–12%, di atas ekspektasi pasar.
Dorongan Besar dari Ekosistem AI Global
Permintaan infrastruktur AI global terus meningkat seiring belanja besar perusahaan teknologi raksasa seperti Alphabet dan Amazon yang diperkirakan mencapai lebih dari 700 miliar dolar AS untuk membangun pusat data dan sistem AI.
HPE menyebut tren ini menjadi faktor utama yang memperkuat outlook bisnis mereka, terutama pada segmen server enterprise dan jaringan. Kombinasi investasi besar industri dan kebutuhan komputasi tinggi membuat permintaan infrastruktur AI tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan perusahaan.
Di sisi tata kelola, HPE juga mengumumkan penunjukan Christopher Hsu dari Elliott Investment Management ke jajaran dewan direksi sebagai bagian dari kesepakatan kerja sama yang telah diumumkan sebelumnya.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com