Penjualan BYD Kembali Tumbuh, Akhiri Tren Penurunan Terpanjang dalam Delapan Bulan

Produsen kendaraan listrik asal China, BYD, mencatat kenaikan penjualan global pada Mei 2026 dan mengakhiri tren penurunan yang berlangsung selama delapan bulan berturut-turut. Berdasarkan perhitungan dari laporan perusahaan, total penjualan kendaraan mencapai 383.453 unit atau naik 0,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pemulihan tersebut terjadi di tengah melemahnya permintaan domestik China dan persaingan yang semakin ketat di pasar kendaraan listrik. Meski kenaikannya relatif tipis, capaian ini menjadi sinyal positif setelah BYD mengalami kontraksi penjualan sejak paruh kedua 2025.

Kinerja ekspor menjadi penopang utama pertumbuhan. Pengiriman kendaraan ke luar negeri melonjak 80,4% secara tahunan menjadi 160.644 unit sepanjang Mei. Permintaan yang lebih kuat dari pasar Eropa dan sejumlah negara berkembang membantu menutupi pelemahan penjualan di pasar domestik.

Produksi Meningkat, Pasar China Masih Menjadi Tantangan

Selain penjualan, produksi kendaraan BYD juga menunjukkan perbaikan. Produksi perusahaan meningkat 8,8% dibandingkan tahun sebelumnya dan mengakhiri tren penurunan yang telah berlangsung sejak Juli 2025.

Namun, kondisi di China masih menjadi tantangan besar bagi perusahaan. Penjualan domestik BYD turun 24% pada Mei, sekaligus memperpanjang penurunan menjadi 13 bulan berturut-turut. Perlambatan permintaan dan persaingan harga yang agresif dari produsen lokal lain terus menekan kinerja perusahaan di pasar terbesar kendaraan listrik dunia tersebut.

Sejumlah pesaing seperti Geely dan Leapmotor semakin agresif merebut pangsa pasar melalui model baru dan strategi harga yang kompetitif. Situasi ini memaksa BYD untuk memperkuat strategi diferensiasi melalui pengembangan teknologi dan ekspansi ke pasar internasional.

Untuk mempertahankan pertumbuhan, BYD juga mulai meningkatkan fokus pada segmen kendaraan premium serta teknologi bantuan pengemudi yang lebih canggih. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi perusahaan di tengah persaingan industri kendaraan listrik yang semakin ketat.

Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *