Perusahaan investasi global KKR & Co. Inc. berhasil mengumpulkan dana sebesar 23 miliar dolar AS (sekitar Rp350 triliun) untuk fund private equity Amerika Utara terbaru mereka. Ini menjadi penggalangan dana terbesar yang difokuskan perusahaan tersebut untuk kawasan tersebut, sekaligus menegaskan kuatnya minat investor pada instrumen private equity Amerika Utara.
Dana yang diberi nama KKR North America Fund XIV atau NAX4 ini akan difokuskan pada investasi private equity Amerika Utara dengan pendekatan oportunistik. Targetnya mencakup berbagai sektor bisnis yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan tinggi di kawasan tersebut.
Dalam satu dekade terakhir, tiga fund pendahulu NAX4 mencatatkan imbal hasil kotor rata-rata mencapai 23%. Seiring kinerja tersebut, aset kelolaan private equity KKR kini melonjak hingga sekitar 229 miliar dolar AS, meningkat hampir dua kali lipat sejak 2020.
Minat Investor ke Pasar Privat Meningkat
Keberhasilan penggalangan dana ini mencerminkan tren global, di mana investor semakin tertarik pada pasar privat. Banyak perusahaan besar memilih tetap berada di jalur privat lebih lama untuk menghindari volatilitas pasar saham.
Beberapa perusahaan bernilai tinggi seperti OpenAI dan platform prediksi Kalshi menjadi contoh entitas yang mampu meraih pendanaan besar tanpa harus melantai di bursa.
KKR menyebut dana ini didukung oleh beragam investor, mulai dari dana pensiun publik dan swasta, sovereign wealth fund, perusahaan asuransi, hingga yayasan dan platform kekayaan privat. Partisipasi luas ini memperkuat posisi private equity Amerika Utara sebagai salah satu instrumen investasi yang tetap diminati di tengah ketidakpastian pasar global.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com