China kembali memperketat pembatasan bijih besi BHP di pasar negara tersebut saat pembicaraan kontrak jangka panjang dengan pemasok besar itu belum mencapai kesepakatan. Kebijakan ini mencakup lebih banyak produk dari sebelumnya dan menjadi langkah eskalatif dalam hubungan dagang kedua pihak.
Negara tersebut, melalui Badan Pembelian Bijih Besi milik negara, meminta agar pelaku pasar mengurangi pembelian bijih besi dari BHP Group Ltd. dan beberapa produknya seperti Mac fines, Newman fines, dan Newman lumps. Instruksi ini muncul karena negosiasi kontrak pasokan yang berlangsung panjang belum menemukan titik temu antara kedua belah pihak.
Langkah baru ini memperluas larangan sebelumnya yang hanya mencakup jenis Jimblebar fines dan Jinbao varieties, sehingga kini lebih banyak produk BHP yang dibatasi dari pasar China.
Dampak pada Pasar dan Harga Bijih Besi Global
Langkah China ini telah berdampak pada harga bijih besi global, yang menunjukkan tren kenaikan dalam perdagangan komoditas. Penguatan harga tercatat terjadi di beberapa bursa utama di Asia dan Singapura, dipicu kekhawatiran terhadap pasokan dan berkurangnya pengiriman dari pemasok besar seperti BHP.
Misalnya, kontrak bijih besi di Bursa Komoditas Dalian mengalami kenaikan dan kontrak di Singapore Exchange juga mencatat kenaikan yang signifikan dibandingkan pekan sebelumnya. Pergerakan ini menunjukkan sentimen pasar yang sensitif terhadap isu pembatasan pasokan, meskipun permintaan dari pabrik baja di China sedikit menurun.
Konteks Negosiasi dan Posisi China
Badan pembelian bijih besi China dibentuk untuk memperkuat posisi tawar negara tersebut dalam kontrak pasokan komoditas strategis. Namun, negosiasi dengan BHP—salah satu pemasok bijih besi terbesar dunia—masih mengalami hambatan, sehingga berujung pada pembatasan yang lebih luas ini.
Akibatnya, volumen penjualan bijih besi BHP di China menurun drastis sementara beberapa produk mulai menumpuk di pelabuhan lokal karena pembelian terhenti.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com