Amazon mengumumkan rencana investasi tambahan di Spanyol senilai sekitar US$21 miliar atau setara Rp 320 triliun untuk memperluas kapasitas data centre AI dan infrastruktur cloud. Langkah ini menegaskan komitmen perusahaan terhadap pengembangan teknologi di Eropa dan akan meningkatkan kehadiran Amazon Web Services (AWS) di kawasan tersebut.
Pengumuman investasi ini dilakukan saat Mobile World Congress 2026 di Barcelona, setelah pertemuan antara pimpinan Amazon dengan Presiden Pemerintah Spanyol, Pedro Sánchez. Investasi tambahan ini akan memperluas fasilitas yang ada di wilayah Aragón, pusat operasional AWS di Eropa.
Fokus Investasi dan Dampak Ekonomi
Mayoritas dana akan diarahkan untuk pembangunan data centre AI, termasuk fasilitas pendukung seperti gudang, pabrik perakitan server, dan infrastruktur untuk kecerdasan buatan dan machine learning. Dengan tambahan investasi ini, total komitmen Amazon di Spanyol mencapai US$39–40 miliar, menempatkan negara tersebut sebagai salah satu pusat teknologi penting di Eropa.
Proyek ini diperkirakan akan menciptakan sekitar 29.900 pekerjaan setara penuh waktu hingga 2035, termasuk 6.700 pekerjaan langsung di sektor data centre dan dukungan teknis. Fasilitas baru di Aragón sendiri diproyeksikan menambah ±1.800 pekerjaan bagi masyarakat lokal, sekaligus mendorong kontribusi ekonomi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (GDP) Spanyol.
Pemerintah Spanyol menyambut baik investasi ini, melihatnya sebagai peluang mempercepat transformasi digital, memperkuat sektor teknologi, dan menjadikan Spanyol hub teknologi di Eropa.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com