Aset BrewDog Dijual ke Tilray, Ratusan Karyawan Kehilangan Pekerjaan

Aset BrewDog
Sumber Foto ; Canva

Industri bir Inggris kembali diguncang kabar besar. Aset BrewDog dijual kepada perusahaan asal Amerika Serikat, Tilray, dalam sebuah akuisisi BrewDog oleh Tilray senilai £33 juta. Transaksi ini berdampak pada penutupan puluhan gerai serta hilangnya hampir 500 lapangan kerja.

Kesepakatan tersebut mencakup merek, hak kekayaan intelektual, fasilitas produksi di Inggris, serta 11 bar strategis di Inggris dan Irlandia. Namun, 38 bar lainnya akan langsung ditutup.

Administrator dari AlixPartners menyatakan tidak ada penawaran lain yang mampu menyelamatkan perusahaan secara utuh selama proses penjualan berlangsung.

Ratusan Pekerja Terdampak dan Investor Kehilangan Dana

Melalui akuisisi BrewDog oleh Tilray, sebanyak 733 pekerjaan berhasil dipertahankan. Akan tetapi, 484 karyawan lainnya terdampak akibat penutupan gerai. Serikat pekerja Unite mengkritik proses transaksi tersebut. Mereka menilai manajemen tidak transparan kepada pekerja.

Unite juga menyebut hampir 500 mata pencaharian hilang karena keputusan korporasi yang dilakukan tertutup. Mereka menilai kegagalan manajemen menjadi penyebab utama kejatuhan perusahaan.

Lebih dari 200.000 investor ritel program “Equity for Punks” dipastikan tidak memperoleh pengembalian dana. Padahal, sebelumnya perusahaan sempat diproyeksikan bernilai £2 miliar saat rencana penawaran saham perdana mencuat.

Menurut Unite, nilai perusahaan tidak mungkin menyusut hingga 97% dalam sembilan tahun tanpa kesalahan strategi serius. Ekspansi agresif dan kebijakan bisnis yang dinilai keliru disebut menjadi faktor utama.

James Watt dan Martin Dickie, pendiri perusahaan pada 2007, dikabarkan telah mencairkan saham mereka pada 2017. Saat itu, grup ekuitas swasta TSG membeli 22% saham perusahaan. Keduanya disebut meraih sekitar £100 juta dari transaksi tersebut.

Kontroversi dan Kerugian Beruntun

Keputusan bahwa aset BrewDog dijual muncul setelah lima tahun kerugian beruntun. Pada tahun lalu saja, perusahaan mencatat rugi hampir £37 juta. Pertumbuhan penjualan pun nyaris stagnan.

Sepanjang 2025, BrewDog kehilangan akses di sekitar 2.000 pub. Sepuluh bar milik sendiri juga ditutup karena kondisi perdagangan yang sulit.

Didirikan di Fraserburgh, Aberdeenshire, BrewDog pernah menjadi simbol bir kerajinan independen. Popularitasnya meningkat pesat pada dekade 2010-an. Perusahaan bahkan mengoperasikan lebih dari 70 bar di berbagai negara.

Namun, citra “punk” yang melekat mulai pudar. Pada 2021, sejumlah mantan karyawan menuding adanya budaya kerja yang tidak sehat. Surat terbuka yang beredar di media sosial menyoroti dugaan perundungan dan tekanan mental.

James Watt sempat meminta maaf atas sebagian tindakannya. Namun, ia juga menuai kritik karena menyewa penyelidik swasta untuk mengumpulkan informasi terhadap pihak yang dianggap merugikannya. Watt akhirnya mundur dari jabatan CEO pada 2024.

Strategi Tilray ke Depan

Tilray dikenal sebagai pelopor industri ganja medis dan rekreasional di Amerika Utara. Perusahaan berbasis di New York ini juga memiliki portofolio bir kerajinan di Amerika Serikat. Beberapa merek yang telah diakuisisi sebelumnya antara lain Montauk, Terrapin, Green Flash, dan Redhook Ale.

Melalui akuisisi BrewDog oleh Tilray, perusahaan berharap dapat mengembalikan fokus pada kualitas bir kerajinan. CEO Tilray, Irwin D. Simon, menyatakan pihaknya akan berinvestasi untuk memulihkan profitabilitas.

Selain aset Inggris dan Irlandia, Tilray sedang bernegosiasi untuk membeli operasi BrewDog di Amerika Serikat dan Australia. Transaksi terpisah tersebut diperkirakan rampung dalam 30 hari.

Dengan aset BrewDog dijual, masa depan merek yang dulu dikenal sebagai penantang korporasi besar kini berada di tangan investor baru. Tantangan terbesar Tilray adalah mengembalikan kepercayaan konsumen serta memperbaiki kinerja keuangan.

Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *