Kimberly-Clark Akuisisi Kenvue $40 Miliar, Perluas Bisnis Produk Kesehatan

Kimberly-Clark, produsen Kleenex dan Huggies, mengumumkan rencana pembelian Kenvue, perusahaan kesehatan konsumen di balik merek Tylenol, dengan nilai transaksi lebih dari $40 miliar. Akuisisi ini menjadi langkah besar bagi perusahaan asal Texas untuk memperluas lini produk kesehatan konsumen.

Langkah ini terjadi di tengah kontroversi terkait klaim mantan Presiden Donald Trump soal Tylenol yang dikaitkan dengan risiko autisme pada anak jika dikonsumsi ibu hamil. Klaim ini telah dibantah oleh para ilmuwan.

Dampak dan Pernyataan Perusahaan

Kenvue, yang juga memproduksi Listerine, Neutrogena, dan Johnson’s Baby Oil, dilepas dari Johnson & Johnson dua tahun lalu. Setelah pengumuman, saham Kenvue naik 17%, sedangkan saham Kimberly-Clark turun 12% di Bursa New York.

Mike Hsu, CEO Kimberly-Clark, menyebut penggabungan kedua perusahaan akan menciptakan pemimpin global di bidang kesehatan dan kebugaran. Sementara Larry Merlo, Ketua Kenvue, mengatakan akuisisi ini membuka peluang pertumbuhan baru yang lebih luas.

Kenvue menghadapi tantangan litigasi terkait produk baby powder dan klaim Tylenol. Meski begitu, Kimberly-Clark memperkirakan penghematan biaya tahunan sekitar $2,1 miliar dari akuisisi ini, yang ditargetkan rampung pada paruh kedua 2026.

Strategi dan Kondisi Bisnis

Kimberly-Clark menyesuaikan strategi bisnis karena tren konsumen yang lebih hemat. Perusahaan menjual mayoritas saham bisnis tisu internasional ke Suzano, produsen pulp Brasil, untuk mendukung pendanaan akuisisi Kenvue.

Kenvue menegaskan Tylenol aman dikonsumsi ibu hamil berdasarkan penelitian ilmiah, menolak klaim yang muncul sejak September lalu. Perusahaan juga melaporkan penurunan penjualan bersih kuartal terakhir sebesar 3,5% dan memperkirakan penurunan serupa sepanjang tahun.


Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *