Currys Cetak Laba di Atas Ekspektasi Berkat Produk AI dan Strategi Efisiensi

Laba Currys
Sumber Foto : Freepik

Retailer elektronik asal Inggris, Currys, mencatatkan laba sebelum pajak tahunan yang melebihi ekspektasi pasar berkat pertumbuhan kategori produk teknologi AI serta strategi penghematan biaya yang konsisten. Sepanjang tahun keuangan yang berakhir pada 3 Mei, Currys berhasil membukukan laba disesuaikan sebesar 162 juta poundsterling, melampaui estimasi analis sebesar 159 juta pound.

Perusahaan telah tiga kali merevisi naik proyeksi laba selama setahun terakhir, yang kemudian mendorong harga sahamnya melonjak hampir 10% pada Kamis. Kinerja saham Currys bahkan telah meningkat sekitar 25% sepanjang tahun ini, menyentuh level tertinggi dalam lebih dari 3,5 tahun terakhir.

Permintaan Laptop dan Produk AI Dorong Pertumbuhan

Salah satu pendorong utama pertumbuhan Currys adalah lini bisnis mobile mereka, yang mencakup smartphone, laptop gaming, serta layanan terkait. Permintaan terhadap laptop meningkat seiring dengan siklus penggantian perangkat pasca-COVID. “Sudah lima tahun sejak pandemi dimulai, dan banyak konsumen mulai mengganti laptop mereka,” ujar CEO Alex Baldock.

Ia juga mencatat bahwa minat terhadap produk berbasis AI dan perangkat gaming terus meningkat, mendorong performa segmen komputer. Selain itu, Currys mulai berekspansi ke kategori baru seperti produk perawatan hewan peliharaan dan perlengkapan grooming, demi menjaring pangsa pasar yang lebih luas.

Fokus pada Efisiensi dan Otomatisasi

Dalam upaya meningkatkan margin keuntungan, Currys mempercepat penggunaan otomasi dan memindahkan sebagian proses bisnis ke lokasi dengan biaya lebih rendah di luar negeri. Langkah-langkah efisiensi ini ditargetkan menghemat sekitar 10 juta pound per tahun.

Analisis dari Panmure Liberum menilai bahwa kondisi keuangan Currys kini berada pada posisi terkuat dalam satu dekade terakhir. Hal ini dinilai sebagai hasil dari pendekatan manajemen yang konsisten dan strategi biaya yang terkontrol, terutama di tengah tekanan ekonomi dan kenaikan biaya tenaga kerja akibat kebijakan baru pemerintah.

Sementara itu, kinerja awal tahun buku berjalan dinilai masih sesuai dengan ekspektasi pasar. Currys menyatakan tetap nyaman dengan konsensus pasar untuk proyeksi tahun mendatang.


Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.

Sumber : reuters.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *