Brasserie Nationale, produsen bir terbesar di Luksemburg, gagal dalam upayanya menghentikan peninjauan antimonopoli Uni Eropa terkait rencana akuisisi distributor minuman grosir Boissons Heintz. Dalam putusan terbaru yang diumumkan Rabu lalu, Pengadilan Umum Uni Eropa memutuskan mendukung langkah Komisi Eropa dalam melakukan evaluasi atas transaksi tersebut.
Langkah hukum ini menyoroti tren baru di mana perusahaan semakin berani menggugat peninjauan merger oleh regulator Eropa, terutama untuk transaksi yang tidak memenuhi ambang batas pendapatan Uni Eropa. Hal ini menjadi sorotan sejak perusahaan bioteknologi asal AS, Illumina, berhasil memenangkan gugatan serupa pada 2023 terkait akuisisi Grail, perusahaan pengembang tes diagnostik kanker.
Alasan Peninjauan oleh Komisi Eropa
Meskipun nilai akuisisi Brasserie Nationale tidak mencapai batas minimal pendapatan untuk ditinjau secara otomatis oleh Uni Eropa, Komisi Eropa tetap melakukan peninjauan atas permintaan otoritas persaingan usaha Luksemburg. Hal ini disebabkan oleh tingginya ketergantungan negara tersebut terhadap impor minuman.
Luksemburg sendiri belum memiliki kerangka hukum merger nasional, sehingga meminta bantuan otoritas UE. Brasserie berdalih bahwa permintaan dari otoritas Luksemburg datang terlambat. Namun, pengadilan menyatakan bahwa informasi yang diberikan perusahaan tidak cukup untuk menunjukkan bahwa tenggat waktu sudah terlampaui.
“Informasi terbatas tentang keberadaan transaksi saja tidak dapat dianggap sebagai ‘pemberitahuan resmi’ menurut hukum Uni Eropa,” demikian bunyi putusan pengadilan. Karena itu, permintaan peninjauan oleh Komisi dianggap sah dan tepat waktu.
Langkah Lanjutan dan Proses Persetujuan
Meski proses hukum masih berlangsung, Brasserie telah mengajukan permohonan persetujuan resmi ke Uni Eropa dan menawarkan sejumlah solusi guna mengatasi potensi masalah persaingan usaha. Komisi Eropa dijadwalkan memberikan keputusan final terkait akuisisi ini pada 17 Juli mendatang.
Perkara ini terdaftar dengan nomor T-289/24: Brasserie Nationale dan Munhowen v Komisi Eropa. Jika masih merasa dirugikan, Brasserie memiliki opsi untuk mengajukan banding ke Mahkamah Eropa, lembaga peradilan tertinggi di Uni Eropa.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.
Sumber : retuers.com






