Salah satu pemegang saham Nykaa, investor asal Hong Kong Harindarpal Singh Banga bersama keluarganya, berencana melepas sebagian sahamnya di perusahaan ritel kecantikan tersebut. Penjualan dilakukan lewat mekanisme block deal dengan nilai mencapai 12,84 miliar rupee atau setara Rp149,93 miliar, berdasarkan laporan dari NDTV Profit pada Rabu (3/7).
Investor Awal Nykaa Melepas Saham dengan Diskon 4 Persen
Rencana penjualan saham tersebut akan dilakukan dengan diskon sekitar 4 persen dari harga pasar saham Nykaa saat ini. Pada perdagangan terakhir, saham Nykaa (kode: FSNE.NS) ditutup menguat 2,2 persen ke level 211,59 rupee. Hingga kini, pihak Nykaa belum memberikan komentar resmi terkait aksi divestasi ini.
Berdasarkan data bursa per Maret 2025, Harindarpal Singh Banga—yang merupakan investor awal Nykaa sebelum perusahaan melakukan penawaran saham perdana (initial public offering/IPO)—masih memiliki 4,97% saham di perusahaan. Ini bukan pertama kalinya ia menjual saham; pada Agustus 2024 lalu, ia telah melepas 40,9 juta saham melalui transaksi bulk deal.
Aktivitas Penjualan Saham Sekunder di India Meningkat
Langkah penjualan saham oleh pemegang saham Nykaa mencerminkan tren meningkatnya transaksi penjualan saham sekunder oleh investor besar di India. Berdasarkan data LSEG, total nilai penjualan saham oleh pemegang saham besar perusahaan publik di India mencapai sekitar 5,5 miliar dolar AS hanya dalam satu bulan terakhir.
Di antaranya termasuk aksi korporasi besar seperti Reliance Industries yang melepas sebagian sahamnya di Asian Paints, serta penjualan saham oleh British American Tobacco di ITC senilai 1,5 miliar dolar AS. Fenomena ini menunjukkan meningkatnya dinamika pasar modal India, seiring strategi investor dalam merealisasikan keuntungan atau mengalihkan portofolio.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.
Sumber : reuters.com






