Andy Konwinski Dirikan Lembaga Riset AI Bernilai Rp1,6 Triliun di UC Berkeley

Andy Konwinski
Sumber Foto : Freepik

Andy Konwinski, tokoh di balik Databricks dan Perplexity, mendirikan lembaga riset AI baru dengan nilai investasi mencapai US$100 juta atau sekitar Rp1,6 triliun (kurs Rp16.350 per dolar AS). Dana tersebut berasal dari kantong pribadinya dan akan digunakan untuk mendanai riset-riset kecerdasan buatan jangka panjang melalui struktur hibah.

Melansir dari TechCrunch, lembaga ini mengusung pendekatan serupa dengan dana investasi, namun dengan struktur nirlaba yang mengutamakan manfaat sosial. Konwinski menyampaikan bahwa hibah awal sebesar US$3 juta (sekitar Rp49 miliar) akan digelontorkan selama lima tahun pertama.

Fokus pada Tantangan Global

Laboratorium yang akan diberi nama AI Systems Lab ini dijadwalkan dibuka pada tahun 2027 dan berlokasi di University of California, Berkeley (UC Berkeley). Lembaga riset AI ini akan dikelola oleh organisasi nirlaba, sementara unit operasionalnya berbentuk public benefit corporation, yaitu entitas bisnis yang bertujuan memberikan manfaat publik.

“Laboratorium ini akan fokus pada proyek jangka panjang yang berkontribusi bagi peradaban, seperti AI untuk penemuan ilmiah, layanan kesehatan, diskusi sipil, dan peningkatan keterampilan tenaga kerja,” ujar Konwinski pada Selasa (24/6/2025).

Sebagai contoh, Konwinski menyebut kolaborasinya dengan terminal-bench, tolok ukur dari Stanford untuk menguji kemampuan agen AI dalam menyelesaikan tugas-tugas kompleks. Standar ini sebelumnya telah digunakan oleh perusahaan AI terkemuka seperti Anthropic.

Terbuka untuk Pendanaan Tambahan

Juru bicara dari Laude—entitas yang mewadahi lembaga ini—menyebutkan bahwa Konwinski juga terbuka terhadap partisipasi dari investor teknologi lainnya. Sebagai informasi tambahan, Databricks sebelumnya menutup pendanaan sebesar US$15,3 miliar pada Januari 2025. Sementara itu, valuasi Perplexity telah menyentuh angka US$14 miliar per Mei lalu.

Selain lembaga riset ini, Konwinski juga menjadi bagian dari pendirian dana ventura berbasis keuntungan (for-profit venture fund) yang diluncurkan pada 2024. Dana ini didukung oleh lebih dari 50 peneliti ternama yang turut serta sebagai investor (LPs).

Sebelumnya, Laude juga memimpin pendanaan sebesar US$12 juta untuk sebuah startup infrastruktur agen AI bernama Arcade. Mereka juga telah menyuntikkan dana ke sejumlah startup lain secara diam-diam.


Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *