McDonald’s meluncurkan strategi harga murah dengan menghadirkan menu di bawah $3 serta paket sarapan senilai $4 di Amerika Serikat. Langkah ini ditujukan untuk menarik konsumen yang semakin sensitif terhadap harga di tengah ketidakpastian ekonomi.
Dalam kebijakan barunya, perusahaan menyebutkan setidaknya 10 item akan tersedia sepanjang hari dengan harga terjangkau. Beberapa produk bahkan ditawarkan lebih murah untuk periode terbatas, seperti Sausage McMuffin seharga $1,50 dan McDouble seharga $2,50.
Selain menu sarapan $4, McDonald’s juga menghadirkan paket makan siang dan makan malam dengan harga antara $5 hingga $6. Penawaran ini menjadi bagian dari upaya memperkuat strategi harga murah McDonald’s di berbagai waktu makan.
Dorong Kunjungan Konsumen Berpenghasilan Rendah
Chief Executive Officer Chris Kempczinski sebelumnya menyatakan bahwa pendekatan harga ini mulai menunjukkan hasil. Perusahaan mencatat peningkatan kunjungan, terutama dari kelompok konsumen berpenghasilan rendah.
Sejak tahun lalu, McDonald’s turut memberikan subsidi kepada mitra waralaba untuk mendukung program “extra value meals”. Kebijakan ini diambil di tengah kenaikan harga bahan baku, khususnya daging sapi. Namun, perusahaan menegaskan bahwa subsidi tersebut tidak akan berlangsung permanen.
Persaingan Menu Murah Kian Ketat
Strategi ini bukan hal baru bagi McDonald’s. Pada Juni 2024, perusahaan sempat meluncurkan paket menu $5 sebagai promosi terbatas yang kemudian diperpanjang. Selain itu, diskon hingga 15% untuk menu combo serta paket spesial $5 dan $8 juga pernah diperkenalkan.
Langkah serupa juga dilakukan pesaing seperti Burger King (QSR.TO) yang semakin agresif menawarkan menu ekonomis. Persaingan harga di industri restoran cepat saji pun diperkirakan akan semakin ketat, seiring perubahan perilaku konsumen yang lebih berhati-hati dalam berbelanja.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com