Amazon Perbaiki Gangguan Situs yang Sempat Lumpuhkan Layanan untuk Ribuan Pengguna

Perusahaan teknologi ritel raksasa Amazon memastikan telah mengatasi gangguan situs Amazon yang menyebabkan layanan mereka tidak dapat diakses oleh ribuan pengguna. Insiden ini sempat memicu lonjakan keluhan karena pelanggan kesulitan berbelanja dan mengakses akun.

Gangguan terjadi pada 5 Maret waktu Amerika Serikat. Berdasarkan data dari platform pemantau layanan digital Downdetector, laporan masalah meningkat tajam dalam waktu singkat. Ribuan pengguna menyampaikan keluhan terkait akses situs dan aplikasi.

Masalah yang dialami pengguna cukup beragam. Sebagian tidak dapat menyelesaikan proses pembayaran. Ada pula yang gagal melihat detail harga produk. Beberapa pengguna melaporkan aplikasi berhenti mendadak dan riwayat pesanan tidak dapat dibuka. Halaman produk juga dilaporkan tidak termuat secara normal.

Penyebab Gangguan dan Langkah Perbaikan

Pihak Amazon menjelaskan bahwa outage website Amazon dipicu oleh kendala saat proses pembaruan sistem perangkat lunak. Implementasi kode terbaru menyebabkan sebagian layanan tidak berjalan semestinya.

Tim teknis Amazon segera melakukan penanganan setelah gangguan terdeteksi. Perusahaan kemudian mengonfirmasi bahwa sistem telah kembali stabil. Situs dan aplikasi kini dapat digunakan secara normal oleh pelanggan.

Amazon juga menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna yang terdampak. Perusahaan menyatakan komitmennya untuk menjaga keandalan layanan digital mereka.

Dampak ke Layanan Lain

Selain platform belanja utama, gangguan ringan turut dilaporkan pada beberapa layanan lain. Layanan streaming Prime Video sempat mengalami kendala akses. Infrastruktur komputasi awan Amazon Web Services juga terdampak secara terbatas.

Meski demikian, gangguan pada layanan pendukung tersebut tidak sebesar masalah utama di situs belanja. Sebagian besar pengguna masih dapat mengakses layanan tanpa hambatan berarti.

Insiden ini terjadi beberapa bulan setelah gangguan besar pada infrastruktur AWS tahun lalu. Namun, Amazon menegaskan bahwa kedua peristiwa tersebut tidak saling berkaitan.

Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di https://roledu.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *