Negosiasi antara Blackstone dan New World Development senilai sekitar US$4 miliar dilaporkan mengalami mandek akibat perbedaan terkait kontrol perusahaan. Kabar ini menimbulkan perhatian pasar properti Hong Kong, karena kedua pihak memiliki kepentingan yang signifikan dalam kesepakatan ini.
Alasan Mandeknya Negosiasi
Sumber dari Bloomberg News menyebutkan, Blackstone berencana menjadi pemegang saham mayoritas melalui investasi sekitar US$2,5 miliar melalui special purpose vehicle (SPV). Sementara itu, keluarga Cheng, yang selama ini mengendalikan New World, bersiap menambahkan dana sebesar US$1–1,5 miliar. Konflik muncul karena keluarga Cheng enggan melepaskan kendali manajemen, sehingga pembicaraan investasi properti ini berhenti sementara.
New World Development sendiri tengah menghadapi tekanan finansial akibat beban utang tinggi dan kondisi pasar properti yang menantang. Perusahaan bahkan mempertimbangkan penjualan aset strategis, termasuk mal K11 Art Mall, untuk memperkuat likuiditas dan mengurangi risiko finansial.
Dampak di Pasar
Kabar mandeknya negosiasi membuat harga saham New World Development turun sekitar 5%, mencerminkan kekhawatiran investor terhadap ketidakpastian kepemilikan dan pengelolaan perusahaan. Situasi ini menyoroti tantangan yang sering dihadapi investor asing saat ingin masuk ke perusahaan yang dikendalikan keluarga pendiri di Asia.
Secara keseluruhan, meski kesepakatan Blackstone New World senilai US$4 miliar belum sepenuhnya batal, negosiasi tetap berhenti sementara karena perbedaan visi terkait kontrol perusahaan dan strategi manajemen.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.