Moderna Bayar Hingga US$2,25 Miliar untuk Selesaikan Sengketa Paten Vaksin COVID-19

Perusahaan bioteknologi asal Amerika Serika, Moderna, menyetujui pembayaran hingga US$2,25 miliar untuk mengakhiri sengketa paten vaksin yang berkaitan dengan teknologi yang digunakan dalam pengembangan vaksin COVID-19 Moderna.

Kesepakatan ini dicapai setelah perusahaan tersebut menghadapi gugatan dari perusahaan bioteknologi Genevant Sciences dan Arbutus Biopharma. Kedua perusahaan itu menilai Moderna menggunakan teknologi yang mereka patenkan tanpa izin dalam produksi vaksin COVID-19.

Penyelesaian ini diharapkan mengakhiri proses hukum panjang yang sebelumnya berlangsung di berbagai pengadilan.

Rincian Kesepakatan Penyelesaian

Berdasarkan kesepakatan yang diumumkan, Moderna tidak langsung membayar seluruh nilai penyelesaian tersebut. Perusahaan akan melakukan pembayaran awal sekitar US$950 juta pada pertengahan 2026.

Selain itu, terdapat kemungkinan pembayaran tambahan hingga US$1,3 miliar. Nilai tambahan ini bergantung pada hasil proses banding hukum yang masih berjalan terkait kasus tersebut.

Jika hasil banding berpihak pada Moderna, perusahaan kemungkinan tidak perlu membayar seluruh jumlah tambahan tersebut.

Sengketa Berkaitan dengan Teknologi LNP

Sumber perselisihan ini berasal dari penggunaan teknologi lipid nanoparticle (LNP). Teknologi tersebut berfungsi melindungi molekul mRNA dan membantu mengantarkannya ke dalam sel tubuh.

Teknologi LNP menjadi komponen penting dalam pengembangan vaksin berbasis mRNA, termasuk vaksin COVID-19 Moderna. Melalui sistem ini, materi genetik dapat masuk ke dalam sel sehingga tubuh mampu memproduksi respons imun terhadap virus.

Genevant Sciences dan Arbutus Biopharma mengklaim bahwa teknologi LNP yang digunakan Moderna berasal dari paten yang mereka miliki.

Mengakhiri Sengketa dan Memberi Kepastian Bisnis

Kesepakatan ini sekaligus mengakhiri berbagai gugatan hukum antara perusahaan-perusahaan tersebut di beberapa yurisdiksi. Dengan penyelesaian ini, Moderna dapat melanjutkan pengembangan produk berbasis mRNA tanpa ketidakpastian hukum yang berkepanjangan.

Langkah tersebut juga dinilai memberikan kepastian bagi bisnis Moderna di masa depan. Perusahaan kini dapat lebih fokus pada pengembangan vaksin dan terapi berbasis teknologi mRNA.

Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *