Harga saham Peloton Interactive Inc. mengalami penurunan signifikan setelah perusahaan memberikan panduan pendapatan yang lebih rendah dari perkiraan analis. Reaksi pasar cukup keras, menekan saham hingga turun sekitar 23%, posisi terendah dalam hampir 18 bulan terakhir. Penurunan ini menyoroti lemahnya permintaan produk Peloton dan perlambatan pertumbuhan anggota berlangganan.
Perusahaan memproyeksikan pendapatan kuartal ketiga fiskal 2026 berada di kisaran US$605 juta–US$625 juta, lebih rendah dari ekspektasi analis yang mencapai US$638 juta. Sementara itu, pendapatan kuartal kedua tercatat US$656,5 juta, tetap di bawah perkiraan pasar, menegaskan tren perlambatan penjualan yang terjadi sejak akhir tahun lalu.
Penurunan Anggota dan Tantangan Produk Baru
Selain berdampak pada harga saham, jumlah anggota berlangganan Peloton menurun sekitar 6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penurunan ini menunjukkan keterlibatan pelanggan yang lebih rendah, sekaligus menimbulkan tantangan bagi produk baru yang baru diluncurkan, seperti sepeda dan treadmill terbaru.
CEO Peter Stern menyatakan perusahaan tengah menyesuaikan strategi bisnis untuk menghadapi kondisi ini. Fokus utama adalah meningkatkan efisiensi operasional dan margin keuntungan. Salah satu langkah yang diambil termasuk pengurangan tenaga kerja sekitar 11%, sebagai upaya menekan biaya tetap dan memperkuat struktur keuangan perusahaan.
Respons Pasar dan Pandangan Analis
Sentimen pasar terhadap kabar ini cukup negatif, sehingga beberapa analis menurunkan target harga saham Peloton. Namun, sebagian pihak tetap mempertahankan pandangan optimistis moderat, menilai bahwa potensi perusahaan masih ada jika mampu menarik kembali pelanggan dan memulihkan penjualan produk.
Situasi ini menandakan bahwa Peloton menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan pertumbuhan di tengah persaingan ketat di industri perangkat kebugaran. Investor kini menunggu langkah strategis perusahaan untuk mendorong permintaan kembali, meningkatkan loyalitas pelanggan, dan memperkuat posisi di pasar.
Masih banyak artikel menarik lainnya yang bisa Anda baca. Temukan pilihan topik terbaik kami di roledu.com/artikel.






