Tren kuliner tidak lagi sekadar soal rasa dan penyajian cepat. Di tengah lanskap digital dan ekonomi pengalaman, generasi muda—khususnya Gen Z—menjadikan makanan sebagai bagian dari
Warisan Kuliner yang Kembali Menggoda Di tengah tren makanan cepat saji dan kuliner viral di media sosial, masyarakat mulai merindukan rasa otentik yang tak lekang
Dulu, makanan kaki lima identik dengan harga murah, cepat saji, dan tampilan sederhana. Namun kini, gelombang perubahan selera dan perilaku konsumen membuat konsep “street food
Ketika pilihan makanan dan minuman kian melimpah, konsumen tidak hanya menilai dari rasa. Mereka juga menilai dari tampilan—baik dari kemasan produk maupun dari visual digital
Di tengah perubahan kebiasaan makan, pesatnya adopsi layanan pesan antar, dan konten makanan yang mendominasi media sosial, pelaku bisnis kuliner harus lebih gesit beradaptasi. Strategi
Gaya hidup masyarakat yang makin dinamis memengaruhi cara mereka memilih makanan, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun pengalaman bersantap. Di tengah gempuran inovasi digital dan meningkatnya
PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus melakukan transformasi besar-besaran dalam layanan transportasi rel. Salah satu langkah strategis terbaru adalah menghentikan operasional gerbong kereta kelas bisnis
Para pelaku UMKM di Bali mulai diarahkan untuk menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam menjalankan kegiatan bisnis mereka. Konsep ESG dikenalkan melalui berbagai
PT Bayan Resources Tbk. (BYAN), perusahaan batu bara yang dikendalikan Low Tuck Kwong, memperluas bisnisnya melalui akuisisi terminal batu bara di Kalimantan Timur senilai Rp3,3
PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) berhasil mempertahankan peringkat kredit idAA+ dengan prospek stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk periode 2025 hingga 2026. Peringkat