Penjualan Greggs Melonjak di Awal 2025, Didukung Cuaca Hangat dan Menu Baru

Penjualan Greggs
Sumber Foto : Freepik

Kinerja penjualan Greggs menunjukkan tren positif di awal tahun 2025. Dalam 20 minggu pertama, penjualan like-for-like meningkat 2,9%, lebih tinggi dibandingkan 1,7% pada sembilan minggu awal. Kenaikan ini didorong oleh cuaca yang lebih hangat dan kondisi perdagangan yang lebih kondusif.

Saham Greggs (GRG.L) pun naik 6,5% pada Selasa (21/5), membantu memangkas kerugian sepanjang tahun menjadi 24%. Peningkatan ini sejalan dengan perkembangan ekonomi Inggris yang mulai membaik. Laporan industri menunjukkan bahwa belanja konsumen meningkat tajam pada April. Momen Paskah dan cuaca cerah turut mendorong penjualan makanan, pakaian, dan perlengkapan kebun.

Ekspansi Toko dan Menu Baru Dorong Kinerja

Greggs terus memperluas jangkauan toko fisik. Sebanyak 20 gerai baru dibuka sejak awal tahun, menjadikan totalnya 2.638 toko—melampaui jumlah gerai McDonald’s di Inggris. Perusahaan menargetkan ekspansi hingga 4.500 toko di masa depan.

Tak hanya itu, strategi menu juga berperan besar. Greggs menambahkan produk seperti Mac and Cheese, burger ayam, dan sandwich ikan. Jam operasional diperpanjang hingga malam hari. Selain itu, penjualan melalui Just Eat, Uber Eats, dan aplikasi Greggs menunjukkan pertumbuhan.

CEO Roisin Currie menyebut bahwa konsumen kini lebih berhati-hati dalam membelanjakan uangnya. Meski kondisi inflasi mulai mereda, sebagian masyarakat tetap merasakan tekanan ekonomi. “Saya tidak menyebutnya lagi sebagai krisis biaya hidup, tetapi masih ada kelompok yang merasa terjepit,” kata Currie.

Pasar makanan siap saji di Inggris mengalami sedikit penurunan volume. Namun, Greggs tetap bertahan berkat strategi ekspansi dan inovasi yang dijalankan.

Harga Naik, Proyeksi Tetap Stabil

Beberapa produk Greggs mengalami kenaikan harga hingga 10 pence pada pekan lalu, menyusul penyesuaian harga sebelumnya pada Januari. Meski demikian, perusahaan tetap mempertahankan proyeksi inflasi biaya tahunan di angka 6% secara like-for-like.

Pada Maret lalu, Greggs memproyeksikan bahwa 2025 akan menjadi tahun yang penuh kemajuan. Sepanjang 2024, mereka mencatat laba sebelum pajak sebesar 190 juta poundsterling. Dewan direksi menyatakan bahwa ekspektasi untuk kinerja tahun ini belum mengalami perubahan.


Baca juga artikel menarik lainnya seputar tren bisnis dan digital marketing di sini: roledu.com/artikel

Sumber : reuters.com

Share it :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *